ENCIKEFFENDYNEWS.com

Kangen mau ke Yarussalam terpaksan berpohto digambar Kubah Ash-Shakhrah (Dome of the Rock) di kompleks Masjid Al-Aqsa, Yerusalem adalah salah satu situs paling mulia, bersejarah dan ikonik dalam Islam. Di bawah kubah emasnya tersimpan Ash-Shakhrah (Batu Suci) yang menjadi saksi bisu perjalanan agung Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW ke langit.  Di balik megahnya Kubah Ash-Shakhrah tersimpan sebuah titik mula perjalanan suci—mengingatkan kita bahwa setinggi apa pun ujian di bumi, selalu ada jalan menuju langit bagi hati yang berserah kepada Sang Pencipta. Batu Ash-Shakhrah menjadi saksi bisu langkah mulia Rasulullah SAW. Ia mengajarkan kita bahwa jarak terdekat seorang hamba dengan Tuhannya dicapai melalui sujud dan keimanan yang kokoh. Masya Allah !   *  (EA).

ENCIKEFFENDYNEWS.com

Masjid Besar adalah sebuah typologi masjid di Indonesia yang berarti Masjid Kecamatan. Masjid Nasional yang berada di Ibukota Negara, sedangkan di Provinsi Masjid Raya, masjid di Kabupaten / Kota Masjid Agung, sedangkan Kecamatan Masjid Besar, Masjid Kelurahan, RW dan RT dinamakan Masjid Jami’.Harta yang paling berharga di sisi Allah bukanlah batu permata, melainkan detik-detik yang dihabiskan untuk bersujud di rumah-Nya. Masjid bukan hanya tempat untuk bersujud, tetapi juga titik tolak lahirnya peradaban, kebaikan dan kedamaian umat. Sebaik-baik tempat di bumi adalah masjid dan sebaik-baik manusia adalah yang hatinya selalu terpaut dengan masjid. Datanglah ke masjid dengan niat mencari ridha Allah, pulangnya  akan membawa ketenangan jiwa. Allahu Akbar !   *  (EA).

ENCIKEFFENDYNEWS.com

Alhamdulillah, Shufi Kampung ini akhirnya rampung juga dengan berbagai liku perjuangan. Memang Dunia ini adalah bayangan. Jika kita mengejarnya, ia akan lari dari kita. Namun, jika kita berpaling darinya dan menghadap kepada Allah, bayangan itu justru akan mengikuti kita dengan patuh. Demikian tamsil dari Shufi Kampung ini. Janganlah kita mencemaskan esok hari, karena rezeki kita esok telah tiba bersamaan dengan kedatangan hari esok. Cukuplah hati kita sibuk dengan ketaatan hari ini kepada-Nya saja. Sebaik-baiknya lisan adalah yang basah dengan zikir dan sebaik-baiknya hati adalah yang senantiasa sunyi dari selain Allah, meski raganya berada di tengah keramaian  kota dunia. Ujian yang membuat kita bersujud jauh lebih baik daripada kenikmatan yang membuat kita melupakan Sang Pemberi nikmat, sebab sujud mendekatkan hamba kepada Rabb-nya. Subhanallah !   *  (EA).