ENCIKEFFENDYNEWS.com

Mahabbah sejati tidak tumbuh dari apa yang kita dapatkan, melainkan dari kesadaran akan betapa besarnya kasih yang telah kita terima tanpa pernah meminta. Cinta kepada Allah adalah cahaya yang menerangi kegelapan jiwa, obat bagi hati yang terluka dan kompas saat arah kehidupan terasa hilang. Ketika hati dipenuhi mahabbah Ilahi, dunia tidak lagi tampak sebagai tempat yang menakutkan, melainkan sebagai panggung keagungan-Nya. Kerinduan terbaik seorang hamba adalah ketenangan saat berbisik dalam sujud, sebab di sanalah mahabbah tak bertepi bertemu dengan kasih yang tak bersyarat. Limpahan mahabbah di dalam dada membuat langkah terasa ringan, jiwa terasa lapang dan rintangan hidup tampak seperti usapan lembut kedewasaan. Jangan mencari mahabbah di luar sebelum kita menanamnya di dalam jiwa sendiri. Hati yang damai adalah sumber dari segala kasih yang terpancar. Subhanallah !   *  (EA).

ENCIKEFFENDYNEWS.com

Shufi kota tidak bersembunyi di balik sunyinya gua atau rimba. Hutan mereka adalah kesibukan jalanan dan pertapaan mereka adalah penjagaan hati di tengah keramaian. Menjadi shufi di tengah kota berarti menjadi seperti bunga teratai, akarnya merangkak di dalam lumpur kesibukan, namun bunganya tetap mekar bersih dan harum di atas permukaan. Riuk-pikuk kota tidak mampu bising di dalam dada seorang shufi kota, sebab ia telah menemukan ‘kamar sunyi’ di dalam hatinya sendiri. Shufi kota memegang dunia di tangannya untuk memberi manfaat, tetapi tidak pernah membiarkan dunia masuk dan bertahta di dalam hatinya. Gedung-gedung tinggi mencakar langit, namun kerendahan hati shufi kota tetap menyentuh bumi. Di antara hiruk-piruk pasar dan modernitas, shufi kota bertransaksi dengan manusia menggunakan harta dan bertransaksi dengan Tuhan menggunakan jiwa. Masya Allah !  *   (EA).

ENCIKEFFENDYNEWS.com

Kantor bukan sekadar tempat mencari nafkah, tetapi juga tempat  ide-ide besar mulai diwujudkan menjadi kenyataan. Setiap pagi di kantor adalah lembaran baru untuk menciptakan prestasi dan melampaui batas kemampuan diri. Tempat kerja yang nyaman adalah hasil dari kerja keras, kerja sama, dan sikap positif yang kita bawa setiap hari. Di balik setiap target yang tercapai, ada keringat, kerja tim, dan ketekunan yang dirajut bersama di kantor tercinta. Kantor kedua, rumah bagi mimpi-mimpi yang sedang berproses.  Bekerjalah dengan hati di kantor ini karena apa yang kita kerjakan hari ini adalah investasi untuk masa depan. Kesuksesan besar tidak lahir dari kenyamanan, melainkan dari dedikasi dan konsistensi di ruang-ruang kerja kita setiap hari. Jadikan kantor sebagai panggung untuk menunjukkan versi terbaik dari diri, bukan sekadar tempat menghabiskan waktu. Datang dengan niat, bekerja dengan semangat, pulang dengan rasa bangga. *  (EA).