ENCIKEFFENDYNEWS.com

Seni kuliner pada hakikatnya adalah puncak dari antropologi manusia itu sendiri. Ketika manusia berhenti sekadar mencari makan untuk bertahan hidup dan mulai memasak—meracik, membumbui dan menyajikan—pada titik itulah ia menegaskan kemanusiaannya. Kuliner adalah perayaan atas akal budi, bahan-bahan alamiah yang berserakan disatukan melalui metodologi dan intuisi untuk menciptakan kebahagiaan, merawat ingatan dan membangun struktur sosial yang harmonis. Memasak dan menikmati makanan, pada akhirnya, adalah proses memanusiakan manusia. * EA.


