ENCIKEFFENDYNEWS.com

Langkah pertama di luar pintu adalah bagian terberat dari lari pagi. Setelah kita berhasil melewatinya, sisanya adalah kemenangan melawan diri sendiri. Hidup ini seperti lari pagi, tidak peduli seberapa lambat kita melangkah, kita tetap bergerak maju dan jauh meninggalkan mereka yang masih berdiam diri di tempat tidur. Dalam lari pagi, setiap tanjakan mengajarkan ketahanan dan setiap turunan mengajarkan kewaspadaan. Begitulah cara hidup membentuk kita. Lari pagi adalah saat pikiran menjadi jernih, jalanan masih sunyi dan dunia memberi kita ruang untuk berdialog dengan diri sendiri. Subhanallah !  *  (EA).

ENCIKEFFENDYNEWS.com

Setiap pagi adalah halaman baru dalam buku kehidupan kita. Jangan biarkan bayang-bayang kemarin mengaburkan cahaya hari ini. Mulailah dengan syukur, melangkah dengan keyakinan. Hidup ini bukan tentang seberapa cepat kita berlari, melainkan tentang seberapa dalam kita menikmati setiap langkah yang kita ambil. Luangkan waktu untuk bernapas, beristirahat dan bersyukur. Kekayaan sejati bukanlah tentang seberapa banyak yang kita miliki, melainkan tentang seberapa sedikit kita merasa kekurangan. Kebahagiaan dimulai dari hati yang tahu cara berterima kasih. Lahaula wala quwata illa hillah !   *  (EA).

ENCIKEFFENDYNEWS.com

Mengedit tulisan dimana saja bisa dilaksanakan hatta di kedai kopi sekalipun. Menulis adalah proses manusia, mengedit adalah proses Ilahi. Editor yang baik bertindak sebagai bidan bagi pikiran penulisnya. Seorang editor tidak memotong naskah untuk menghancurkannya, melainkan memangkas ranting-ranting agar pohon utamanya bisa tumbuh subur. Penulis menulis draf, editor menulis ulang. Mata seorang editor adalah pisau bedah yang memisahkan kata-kata biasa dari karya yang luar biasa. Editor ibarat lensa kamera, mereka tidak membuat pemandangannya, tapi mereka membantu dunia melihatnya dengan lebih fokus dan indah. Subhanallah !  * (EA).