ENCIKEFFENDYNEWS.com

Setiap pagi adalah halaman baru dalam buku kehidupan kita. Jangan biarkan bayang-bayang kemarin mengaburkan cahaya hari ini. Mulailah dengan syukur, melangkah dengan keyakinan. Hidup ini bukan tentang seberapa cepat kita berlari, melainkan tentang seberapa dalam kita menikmati setiap langkah yang kita ambil. Luangkan waktu untuk bernapas, beristirahat dan bersyukur. Kekayaan sejati bukanlah tentang seberapa banyak yang kita miliki, melainkan tentang seberapa sedikit kita merasa kekurangan. Kebahagiaan dimulai dari hati yang tahu cara berterima kasih. Lahaula wala quwata illa hillah !   *  (EA).

ENCIKEFFENDYNEWS.com

Mengedit tulisan dimana saja bisa dilaksanakan hatta di kedai kopi sekalipun. Menulis adalah proses manusia, mengedit adalah proses Ilahi. Editor yang baik bertindak sebagai bidan bagi pikiran penulisnya. Seorang editor tidak memotong naskah untuk menghancurkannya, melainkan memangkas ranting-ranting agar pohon utamanya bisa tumbuh subur. Penulis menulis draf, editor menulis ulang. Mata seorang editor adalah pisau bedah yang memisahkan kata-kata biasa dari karya yang luar biasa. Editor ibarat lensa kamera, mereka tidak membuat pemandangannya, tapi mereka membantu dunia melihatnya dengan lebih fokus dan indah. Subhanallah !  * (EA).

ENCIKEFFENDYNEWS.com

Kamera merekam apa yang terlewat oleh mata, studio kita mengabadikan apa yang tak ingin kita lupakan. Waktu terus berjalan, tetapi di sini kita bisa membuatnya berhenti sejenak. Setiap detik adalah sejarah dan setiap jepretan adalah cara untuk merawatnya. Karena kenangan terlalu berharga jika hanya mengandalkan ingatan. Kita  tidak hanya mengambil gambar, kita membingkai cerita kehidupan tentang.  Setiap sudut studio adalah ruang untuk merayakan keunikan  bersama .Masya Allah !  *  (EA).