ENCIKEFFENDYNEWS.com

Akhirnya selesai juga buku ini walaupun dalam kondisi “not feeling my best”.Islam itu identitas  tapi prasangka  orang lain bukan tanggung jawab kita untuk menjadikannya kenyataan. Menjadi muslim bukan berarti kehilangan keunikan diri, iman menyatukan kita dalam kebaikan, bukan mencetak kita jadi seragam. Jangan menilai isi buku cuma dari sampulnya. Agama mengajarkan kedamaian dan cara menjalani hidup dengan sebaik-baiknya. Muslim itu beragam. Ketaatan ada di hati, karakter terlihat dari aksi, bukan dari stereotip yang dibuat-buat. Mengenal lewat stereotip itu ibarat membaca satu halaman lalu merasa sudah tahu seluruh isi bukunya. Masya Allah !  *  (EA).

ENCIKEFFENDYNEWS.com

Di Samarinda tahun 1984, kita tidak hanya berbagi meja kelas PGAN, tetapi juga menenun cita-cita yang kini menjadi jejak pengabdian.  Puluhan tahun berlalu dari lorong PGAN Samarinda 84, namun rasa persaudaraan dan hangatnya kebersamaan tak pernah tergerus usia. Jarak dan waktu mungkin memisahkan langkah kita, tetapi ikatan alumni PGAN Samarinda ’84 tetap hidup dalam doa dan kenangan. Kita datang dari tempat yang berbeda ke PGAN 1984, belajar bersama, lalu berlayar membawa ilmu untuk menjadi cahaya di jalan masing-masing. Rambut boleh memutih dan usia terus bertambah, tapi semangat kekeluargaan PGAN Samarinda 1984 akan selalu muda di hati kita. Terima kasih telah menjadi bagian terbaik dari masa muda di PGAN Samarinda. Setiap tawa dan perjuangan 1984 adalah warisan kenangan yang tak ternilai. Di PGAN Samarinda tahun 1984 kita menanam benih kebaikan dan hari ini kita tersenyum bersyukur melihat silaturahmi yang terus berbuah lebat. Subhanallah, wallahu akbar ! * (EA).

ENCIKEFFENDYNEWS.com

Sunset adalah pengingat manis bahwa sehebat apa pun hari berlalu, ia selalu bisa diakhiri dengan keindahan. Langit sore mengajarkan kita bahwa kegelapan yang akan datang tidak selalu menakutkan, selama kita menyimpan cahaya di dalam hati. Senja tidak pernah berjanji untuk bertahan lama, tapi ia selalu berjanji akan datang kembali esok hari. Terkadang, kita harus membiarkan sesuatu tenggelam agar hal baru yang lebih terang bisa terbit. Senja tau kapan harus mereda, mengajarkan kita untuk melepaskan tanpa harus membenci keberangkatan. Di antara riuhnya hari dan tenang malam, sunset hadir untuk menyapa jiwa yang lelah. Tidak semua yang tenggelam itu hilang, sebagian hanya sedang memberi ruang bagi bintang untuk bersinar. Sunset adalah ucapan selamat beristirahat dari alam untuk kamu yang sudah berjuang seharian. Allahu Akbar !  *  (EA).