ENCIKEFFENDYNEWS.com

Masih mencoba mengangkat tulisan tentang “budaya kita”., Seseorang boleh terbang setinggi langit dan menjelajahi ujung dunia, namun tanpa budaya, ia adalah pepohonan yang kehilangan akar—mudah tumbang oleh angin zamannya. Tinggi rendahnya martabat suatu bangsa tidak hanya diukur dari megahnya teknologi, melainkan dari sejauh mana masyarakatnya merawat kehalusan budi dan warisan leluhurnya. Budaya adalah cermin tempat kita menemukan siapa diri kita sebenarnya di tengah riuh gelombang globalisasi. Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing. Budaya kita tidak mengajarkan tentang siapa yang paling menonjol, melainkan bagaimana kita berjalan bersama saling menopang. Subhanallah !  *  (EA).

ENCIKEFFENDYNEWS.com

Hari ini kita lihat sudah mulai jarang orang mengunjungi perpustakaan, tapi selalu bermain AI  dan perpustakaan mulai sedikit dilupakan. Padahal perpustakaan adalah tempat dan waktu berhenti, tetapi pikiran kita berkelana ke segala penjuru jagat raya. Sebuah perpustakaan bukan sekadar deretan rak dan tumpukan buku, ia adalah cermin peradaban dan ruang tempat ide-ide besar berbisik secara abadi. Memasuki perpustakaan adalah seperti memasuki ribuan kehidupan sekaligus—tanpa pernah harus beranjak dari tempat duduk. Di dalam keheningan perpustakaan, terdapat dialog terhebat antara manusia dari masa lalu, masa kini dan masa depan. Perpustakaan adalah pelabuhan tenang bagi jiwa yang haus akan kebenaran dan benteng pertahanan terbaik melawan ketidakpahaman. Buku-buku di perpustakaan adalah pahlawan tanpa suara yang siap membagikan kebijaksanaan tanpa pernah meminta imbalan. Setiap sudut perpustakaan menyimpan kunci untuk membuka pintu masa depan yang lebih cerah. Masya Allah ! * (EA).

ENCIKEFFENDYNEWS.com

Matahari terbenam atau sunset sering kali menjadi momen yang paling puitis dalam sehari. Matahari terbenam adalah bukti bahwa apa pun yang terjadi, setiap hari bisa berakhir dengan indah. Senja mengajarkan kita bahwa yang indah itu tidak datang selamanya, namun ia akan selalu kembali pada waktunya. Jangan sedih saat matahari terbenam, karena ia sedang bersiap untuk memberikan fajar yang lebih terang esok hari.  Subhanallah !   *    (EA).