ENCIKEFFENDYNEWS.com

Penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI di Jawa Tengah (2026) membawa pesan mendalam tentang keluhuran Al-Qur’an, keberagaman dan kedamaian bangsa. Al-Qur’an adalah lentera hidup, melantunkannya menenangkan jiwa, mengamalkannya menuntun bangsa menuju kemuliaan. Di tanah Jawa Tengah yang bersahaja, lantunan ayat suci bergema, menyatukan hati dalam ikatan ukhuwah dan cinta Al-Qur’an. MTQ bukan sekadar ajang perlombaan suara, melainkan ikhtiar membumikan nilai-nilai Ilahi dalam setiap jejak kehidupan. Luruskan niat, indahkan lantunan dan biarkan keagungan Al-Qur’an menyinari setiap langkah perjuangan. Kafilah Provinsi Kepri ikut serta dalam halatan ini, semoga sukses semua, Insya Allah ! *  (EA).

ENCIKEFFENDYNEWS.com

Photo kenangan ketika berada di Ma’had PPKP Ribathul Khail Timbau Tenggarong – Kutai (1978), 48 tahun yang lalu dan sebahagian sudah ada yang tiada, menghadap Sang Pencipta. Photo  tidak pernah berubah, bahkan ketika orang-orang di dalamnya telah berubah. Satu photo memiliki ribuan cerita, menyimpan momen yang tak mungkin bisa terulang kembali. Kamera adalah tombol jeda untuk sang waktu, mengabadikan detik yang berharga menjadi kenangan selamanya. Kenangan manis mungkin memudar perlahan di dalam ingatan, tetapi sebuah photo akan menjaganya tetap hidup selamanya. Setiap lembar photo adalah bukti bahwa sebuah tawa dan kebahagiaan pernah ada di sana. Subhanallah !  *  (EA).

ENCIKEFFENDYNEWS.com

Berphoto dilukisan pegunungan yang begitu indah. Goresan kuas di atas kanvas mungkin tak bersuara, namun lukisan gunung selalu sanggup membisikkan ketenangan yang megah ke dalam jiwa. Di antara gradasi warna dan lekuk tebing yang terlukis, ada pesan tersirat tentang ketabahan, untuk tetap berdiri kokoh meski diterpa berbagai musim. Menatap lukisan pegunungan adalah cara sederhana memindahkan keagungan alam ke dalam ruangan, menggeledah lelah dan menghadirkan kedamaian. Setiap lapisan warna pada kanvas gunung mengajarkan kita bahwa keindahan yang megah tidak pernah tercipta dalam sekali usapan, melainkan lewat proses yang sabar. Kanvas itu memang diam, tetapi bayangan puncaknya menembus batas ruangan, mengajak pikiran kita berkelana jauh menuju puncak-puncak harapan. Allahu Akbar walillahilhamd !   *  (EA).