ENCIKE3FFENDYNEWS.com

Jujurly, kejujuran itu seperti cermin, saat kita memecahkannya, kita mungkin bisa menyatukannya lagi, tapi bayangan retaknya akan tetap terlihat. Lebih baik disakiti oleh kejujuran yang pahit daripada dihibur oleh kebohongan yang manis. Jujurly, tidak ada warisan yang lebih berharga daripada kejujuran pada diri. Jujurly, kita bangga Indonesia. Jujurly, kebahagiaan terbesar itu datang saat kita berhenti membandingkan porsi berkah kita dengan piring orang lain.       *  (EA).

ENCIKEFFENDYNEWS.com

Hidup itu seperti air sungai, ia tidak pernah mengalir mundur. Teruslah melangkah maju, lewati setiap rintangan dan temukan muaranya sendiri. Sungai tidak pernah memotong batu karena kekuatannya, melainkan karena ketekunannya yang terus-menerus mengalir. Seperti sungai yang selalu menemukan jalan menuju laut, begitu pula harapan akan selalu menemukan jalan menuju kenyataan jika kita tidak berhenti berusaha. *  (EA).

ENCIKEFFENDYNEWS.com

Gurun pasir sering kali menjadi metafora yang kuat tentang ketabahan, kesunyian dan pencarian makna yang mendalam. Gurun pasir mengajarkan kita bahwa yang terlihat mati pun sebenarnya menyimpan kehidupan yang menunggu waktu tepat untuk mekar. Bukan panasnya matahari yang membuat gurun itu indah, melainkan sumur-sumur tersembunyi yang ia miliki. Di tengah hamparan pasir yang tak bertepi, ketabahan adalah satu-satunya kompas yang tidak pernah salah. *  (EA).