ENCIKEFFENDYNEWS.com

Masjid Selat Melaka (Melaka Straits Mosque) dikenal sebagai “Masjid Terapung” yang berdiri anggun di  Selat Melaka. Keindahannya saat air pasang, siluetnya di kala matahari terbenam, serta posisinya yang menghadap jalur pelayaran bersejarah dunia menyimpan filosofi mendalam. Seperti Masjid Selat Melaka yang berdiri kokoh di atas deburan ombak, iman dan kedamaian jiwa tak akan pernah goyah meski diterpa gelombang kehidupan. Di antara riak air Selat Melaka yang tak pernah berhenti bergerak, masjid ini menjadi pengingat bahwa keheningan sejati ada dalam sujud dan kepasrahan kepada-Nya. Air pasang datang dan pergi, namun bangunan suci ini tetap pada fondasinya. Begitulah seharusnya hati, tetap tenang dan teguh di tengah perubahan zaman. Allahu Akbar walillahilhamd !   *  (EA).

ENCIKEFFENDYNEWS.com

Titik Nol (Kilometer Sifar / Zero Mile) Johor Bahru memegang makna simbolis yang unik, selain menjadi titik awal penghitungan jarak jaringan jalan raya di Semenanjung Malaysia, lokasinya juga menandai salah satu titik paling selatan dari benua Asia (Tanah Besar Asia).  Jangan takut memulai dari angka nol. Di sanalah tempat fondasi terkuat ditanam sebelum perjalanan panjang menempuh ribuan kilometer. Setiap tempat tujuan yang jauh dan megah di luar sana, selalu berutang cerita pada satu titik awal yang hening di sini. Allahu Akbar !  *  (EA).

ENCIKEFFENDYNEWS.com

Kenangan bersama sahabat Idham (alm) dan Ustadz H.M. Mansur AS waktu berkunjung ke Batam. Persahabatan tidak butuh alasan untuk dimulai dan tidak butuh syarat untuk bertahan.  Persahabatan sejati tidak diukur dari seberapa sering kita bertemu, melainkan dari seberapa erat rasa saling mendukung walau berjauhan. Waktu dan jarak tidak akan pernah mengurangi arti sebuah persahabatan bagi hati yang saling tulus, hatta sahabat yang duluan menghadap kepada-Nya. Lahaula wala quwata illa billah ! *   (EA).