ENCIKEFFENDYNEWS.com

Menjadikan diri dalam lukisan karikatur ternyata kita bisa menertawakan diri kita sendiri karena lucu, unik dan dinamik. Karikatur mengajarkan kita untuk tidak terlalu serius memandang diri sendiri. Garisnya boleh berlebih, tapi esensi bahagianya tetap asli. Saat garis wajah dilebih-lebihkan, di situlah kita belajar menertawakan kekurangan dengan cara yang paling berseni. Hidup ini seperti karikatur, kadang beberapa hal diperbesar oleh keadaan, tapi senyumnya jangan sampai hilang. Wajah boleh distorsi yang penting dompet dan masa depan tetap terekonstruksi dengan rapi, hahaha, masya Allah !   * (EA).

ENCIKEFFENDYNEWS.com

Sarapan adalah janji pertama yang kita tepati untuk diri kita sendiri di pagi hari. Bagaimana kita memulai pagi kita dengan sepiring sarapan, begitulah kita menghargai energi untuk sisa hari kita. Setiap suapan sarapan adalah investasi terkecil untuk harapan yang paling besar hari ini. * (EA).

ENCIKEFFENDYNEWS.com

Demam Piala Dunia bukan sekadar tentang sepak bola, ini adalah perayaan kemanusiaan, kerja keras dan mimpi yang menjadi nyata. Di dalam lapangan hijau, perbedaan bahasa menyusut menjadi satu gelombang sorak-sorai yang sama. Piala Dunia adalah saat  bumi berhenti berputar demi sebuah bola. Piala Dunia membuktikan bahwa sebuah bola karet berukuran kecil mampu menyatukan miliaran hati manusia dalam ritme detak yang sama. Warna jersey kita mungkin berbeda, namun air mata haru dan teriakan kemenangan kita memiliki rasa yang sama.  *  (EA).