ENCIKEFFENDYNEWS.com

Senja tidak pernah salah. Ia hanya patuh pada takdirnya, berpisah dengan siang untuk memberi jalan bagi bintang-bintang. Jangan sedih melihat matahari yang terbenam. Karena senja yang tenggelam adalah janji akan adanya fajar yang baru besok pagi. Seperti senja yang pamit dengan keindahan, semoga setiap perpisahan dalam hidup kita juga meninggalkan kenangan yang manis. Senja adalah bukti bahwa apa pun yang terjadi hari ini, ia bisa berakhir dengan begitu indah. Senja selalu tahu cara berpamitan dengan anggun, tanpa drama, hanya lukisan warna yang memukau di langit. Allahu Akbar !   *   (EA).

ENCIKEFFENDYNEWS.com

Hidup itu serupa kopi hitam. Pahitnya nyata, namun jika dinikmati dengan tenang, selalu ada rasa manis samar yang tertinggal di akhir sesapan. Kedai kopi adalah mesin waktu paling sederhana. Di sini, detak jam terasa melambat, memberi kita ruang untuk bernapas sebelum kembali berlari. Secangkir kopi yang hangat tidak pernah berjanji menyelesaikan masalah kita, tetapi ia selalu siap menemani duduk dan mencari jalan keluarnya bersama sahabat. Allahu Akbar !  *  (EA).

ENCIKEFFENDYNEWS.com

Menyaksikan sunrise adalah cara alam mengingatkan kita bahwa keindahan sejati sering kali hadir dalam kesunyian dan kesederhanaan pagi. Tersenyumlah menyambut matahari pagi. Tuhan memberikan kita satu hari lagi bukan untuk meratapi masa lalu, melainkan untuk merayakan masa kini. Langit pagi yang merona merah dan emas adalah lukisan terindah yang disediakan alam secara gratis untuk jiwa-jiwa yang bersyukur. Sunrise mengajarkan kita bahwa untuk bersinar, kita tidak perlu terburu-buru. Perlahan namun pasti, sinarnya akan menghangatkan seluruh bumi. Lahaula wala quwata illa billahil aliyil adzim !  *  (EA).