ENCIKEFFENDYNEWS.com

Berphoto di lukisan Singapura tempoe doeloe, sangat sederhana. Di setiap goresan kuasnya, ada waktu yang berhenti untuk menjaga ingatan yang tak boleh pudar. Bukan sekadar gambaran pelabuhan dan jalanan tua, tapi napas kehidupan dari jiwa-jiwa yang pernah berjuang di sana. Warna-warni kusam yang bercerita tentang kesederhanaan, sebelum zaman mengubah segalanya menjadi megah. Lukisan tempo doeloe adalah jendela, tempat kita melihat dari mana sebuah kisah besar bermula. Layar kain ini menangkap sunyinya pelabuhan tua, saat lautan masih menjadi satu-satunya penghubung harapan. Di antara sudut sampan dan arsitektur panggung, terpancar kehangatan hidup yang tak tergerus pesatnya zaman. Setiap detailnya bukan sekadar visual, tapi bisikan sejarah tentang kesederhanaan yang kini dirindukan. Waktu boleh terus berjalan, tapi di atas kanvas ini, Singapura akan selalu punya tempat untuk Kembali dalam dinamika yang pesat sesuai dengan perkembangan zaman. Syabas Singapura ! * (EA).


