ENCIKEFFENDYNEWS.com

Bandara telah menyaksikan lebih banyak ciuman yang tulus daripada gedung pernikahan, dan lebih banyak doa yang khusyuk daripada dinding rumah ibadah. Di bandara, setiap pintu keberangkatan adalah awal dari sebuah kerinduan, dan setiap pintu kedatangan adalah akhir dari sebuah penantian. Ada kesedihan di ruang tunggu keberangkatan, namun ada ledakan kebahagiaan di balik pintu kedatangan. Itulah siklus kehidupan yang terekam di bandara.  * (EA).

ENCIKEFFENDYNEWS.com

Taman yang indah bukan hanya memanjakan mata, tetapi juga menjadi tempat peristirahatan bagi jiwa yang lelah. Di antara mekarnya bunga dan rimbunnya dedaunan, kita menemukan keheningan untuk sejenak rehat dari bisingnya dunia. Setiap helai daun di taman adalah pengingat bahwa perlahan-lahan, bersantai sejenak akan mengembalikan kejernihan hati. Taman adalah oase  waktu melambat, membiarkan kita menghirup napas dalam-dalam dan menemukan kembali keseimbangan diri. Subhanallah !   * (EA).

ENCIKEFFENDYNEWS.com

Menghadiri acara Kenduri Melayu memberikan kesan dan nilai tersendiri. Kenduri Melayu bukan sekadar perjamuan makan, melainkan jembatan hati penguat tali persaudaraan. Di dalam keriuhan kenduri, tersimpan doa-doa tulus yang mengalir bersama restu para tetamu. Adat dijunjung, lembaga disanjung, kenduri Melayu tanda syukur hamba kepada Yang Maha Agung. Sehidang semakan, sejalan seiring, kenduri menjadi bukti bahwa tiada sekat di antara sesama. * (EA).