ENCIKEFFENDYNEWS.com

Waktu berada di Negara tetangga, melihat mural begitu menghiasi dinding-dinding tembok jalanan. Tembok bisu, jiwa yang bersuara. Di antara retak dinding, ada warna yang memperbaikinya. Hidup adalah kanvas—pilihlah warna yang ingin kita tinggalkan. Seni tidak mengubah dunia, tapi mengubah cara kita memandangnya. Tersenyumlah, kita sedang menjadi bagian dari pemandangan. Allahu Akbar walillahilhamd ! * (EA).
