ENCIKEFFENDYNEWS.com

Restoran bukan sekadar tempat menyantap makanan, melainkan ruang untuk merayakan kebersamaan dan mengukir kenangan. Setiap piring yang disajikan adalah perpaduan antara cita rasa, karya seni, dan ketulusan hati sang koki. Makanan yang baik memberi energi bagi tubuh, namun pengalaman menyantap yang hangat memberi nutrisi bagi jiwa. Langkah kaki boleh berkelana jauh, namun cita rasa yang hangat selalu tahu jalan pulang. Di balik meja makan yang hangat, kisah-kisah terbaik dalam hidup sering kali dimulai. Setiap resep unggulan menyimpan rahasia sederhana, ketelitian, ketulusan dan rasa hormat pada bahan makanan. Tempat yang baik bukan hanya tentang seberapa lezat makanannya, tapi seberapa nyaman kita ingin bertahan lebih lama. Makanan lezat akan tandas di piring, namun rasa bahagianya menetap lama dalam ingatan. Walhamdulillahi rabbil alamin  !    *  (EA).

ENCIKEFFENDYNEWS.com

Ada dua istilah yang popular di masyarakat kita ; 1. TaWaDu’ > Tahu Warna Duit dan ke-2. Tawadhu’ > Sikap rendah hati dan tidak sombong (تواضع) Kedua idiom ini perlu kita ketahui dan dalami dalam perspektif kehidupan hari ini. Padi yang berisi akan makin menunduk, makin tinggi ilmu dan keimanan seseorang, makin lembut tutur kata dan rendah hatinya. Tawadhu’ bukanlah merendahkan diri hingga diinjak, melainkan menyadari keagungan Tuhan hingga tak ada lagi tempat untuk merasa lebih dari yang lain. Kemuliaan sejati tidak diukur dari seberapa tinggi orang lain menengadah pada manusia, tapi seberapa tulus kita merunduk merangkul sesama. Keindahan mahkota tawadu’ justru terlihat ketika seseorang memiliki segalanya untuk sombong, namun memilih untuk tetap membumi. Subhanallah !  *  (EA).