ENCIKEFFENDYNEWS.com   –     Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro dan level 4 sudah mulai longgar tapi masih perlu mendapat perhatian serius kita semua melihat kondisi Batam yang semakin hari semakin meningkat covid -19 hal ini perlu mendapat pengawasan yang efektif demi menekan pertumbuhan perkembangan covid tersebut.

               Tapi melihat kondisi rumah sakit hari ini, masih ada hampir setiap jam ambulance bawa pasien yang menurut info, pasien covid, jadi penyakit ini masih bersemayam.

Mudah-mudahan PPKM yang sedikit dilonggaarkan ini dapat berjalan dengan baik sekaligus membangun kesadaran seluruh elemen masyarakat berpartisipasi aktif demi membatasi ruang lingkup perkembangan pandemi  tersebut dan Batam dapat segera mengakhiri paling tidak memutus mata rantai perkembangannya. Aamiin. (EA)*

ENCIKEFFENDYNEWS.com     –     Seleksi Tilawatil Qur’an & Hadits ke-9 provinsi Kepri berlangsung di ibukota provinsi Kepulauan Riau Tanjungpinang. Seleksi ini bertujuan untuk mengikuti jenjang Nasional di Maluku Utara, sebagai Bunda Tanah Melayu atau kata lain buminya Islam tanah melayu ini, memberikan dampak dan makna spiritual daerah ini menuju Islam berkemajuan di bumi Melayu.

Semoga dengan STQH ke- 9 ini memberikan syiar dakwah yang lebih intens lagi di provinsi ini menuju negeri “baldatun thayyibatun warabbun ghafur, insya Allah. (EA)*

ENCIKEFFENDYNEWS.com     –     Dalam suasana PPKM  di Batam, kita harus berurusan dengan MUSTASYFA /rumah sakit, berbagai cara dan ikhtiar kita dalam mempertahankan kehidupan dan itu sunnatullah. Hidup dan kehidupan kita memang memerlukan usaha maksimalis, melihat orang yang sakit, apakah biasa atau covid suasananya luar biasa mencekam dan seram. Tadi teman dekat saya orang Batam /tokoh ikatan keluarga Banjar kena covid, begitu mencekamnya, kita perlu banyak istighfar dan tajdidul iman, kadang menjadikan kita tersenyum, melihat keluh kesah yang begitu Panjang, atau menjadikan kita menangis, QALILAN MA TASYKURUN, ya Alllah jadikan hamba orang-orang sedikit itu, aamiin. (EA)*