ENCIKEFFENDYNEWS.com

Hakikatnya hidup ini merupakan rangkaian proses belajar dan menempa diri agar menjadi lebih baik senantiasa. Sungguh, begitu banyak hal dapat disarikan dari perjalanan detik demi detik kehidupan kita. Hal-hal yang kita rasakan, kita lihat, kita dengar, kita keluarkan melalui lisan, semuanya bisa menjadi sesuatu yang sarat makna dan dapat memperkaya khazanah pengalaman kita untuk selanjutnya dijadikan modal bagi proses perbaikan diri, jika kita mau tentunya.

Little things mean a lot, ya, banyak hal kecil yang sesungguhnya memiliki makna yang begitu besar, jika saja kita mau sedikit lebih memperhatikan, sedikit melihat lebih ke dalam, dan sedikit saja berpikir. Ketika kita hanya memandang sesuatu dengan cara biasa, semuanya akan tampak biasa-biasa saja, tidak ada yang istimewa, seakan memang demikianlah seharusnya.

Ketika peristiwa-peristiwa yang kita temui atau kita jalani hanya lewat begitu saja, maka ia hanya akan menjadi masa lalu hampa nilai yang tidak dapat memberikan pengaruh apa-apa. Padahal jika kita mau sedikit saja menggali lebih dalam, mungkin tidak sedikit bekas-bekas berharga yang tertinggal di sana. Sebagaimana halnya mutiara, sebelum ada yang mengeluarkannya dari cangkang sang kerang, tidak ada yang dapat merasakan pancaran keindahannya.

Menjadi pembelajar sejati, hal yang cukup sulit dilakukan saya rasa. Bagi saya, seorang pembelajar sejati akan selalu mencoba mencari celah pembelajaran dari setiap kejadian yang dialaminya maupun kejadian yang dialami oleh orang lain. Sungguh saya ingin menjadi orang seperti itu: yang senantiasa dapat memaknai hidup dari sudut pandang positif, yang mampu melihat nilai-nilai yang belum tersingkap, serta mampu memunculkan keberhargaan walaupun begitu tersembunyi adanya. Siapa yang tahu di dalam cangkang kerang yang gelap tersimpan mutiara yang begitu indah jika tidak ada yang mencoba menyelam ke dasar lautan dan mendapatkannya. Ya, mutiara itu akan tetap ada, terlepas dari apakah ada yang berusaha membuka cangkang kerang tempatnya bersemayam atau tidak.

Belajar, belajar, dan belajar, menunjukkan bahwa manusia benar-benar makhluk yang memiliki banyak kelemahan dalam dirinya. Dan proses ini belum akan berhenti sampai ajal menjelang, dan maut datang menjemput. Saat itulah kita baru dapat menunjukkan dan mengatakan “Inilah kita, kita yang seutuhnya, kita yang sesungguhnya”. (EA)*

ENCIKEFFENDYNEWS.com       –        Kemarin /28/11. saya mendapat telepon dari seorang teman saya Jhohor Bharu, Panjang dia bercerita tentang pandemi dan terakhir dia tutup pembicaraan dengan mengatakan saya rindu kat Batam. Pandemi ini banyak memang menjadikan kita saling merindu, untung teknologi hari ini dapat menyapa kita, sehingga kita dapat bercerita dan berbagi segala tentang  nuansa dan dimensi kehidupan kita.

Demikian juga teman-teman kita di Singapura, rindu nak cukur rambut di Nagoya, tapi apa daya hal yang menjadikan kita serba terbatas dan dibatasi dengan sedikit mawas diri. Ya Allah cepatlah berakhir virus ini, sehingga kami bisa beraktivitas seperti semula jadi, aamiin. (EA)*

ENCIKEFFENDYNEWS.com       –        Olahraga, setiap kita pasti mengenal sebutan ini dan kita juga melakukan kegiatan tersebut dengan senang hati, sangat bermanfaat untuk kesehatan kita masing-masing, ada yang berolahraga tenis, futsal, sepakbola, lari dan paling tidak berjalan santai dengan keluarga. Di Batam banyak tempat untuk olahraga yang terakhir ini yaitu lokasi  dengan view yang indah dan enak untuk jalan santai salah satunya adalah “ HARBOUR BAY”

Setiap pagi hari, ramai orang berlari santai di tempat ini, lebih-lebih pada pagi Sabtu & Ahad. Memang di samping tempat tempatnya yang enak pemandangannyapun melihat di seberang perkampungan tua Tanjung Uma, kelaut kapal-kapal besar berlabuh jangkar di laut, juga kelihatan pemandangan Kota Singapura di waktu pagi, sungguh mengasyikkan ! (EA)*