ENCIKEFFENDYNEWS.com

Renungan Ramadhan ke-dua puluh dua

Di bulan ini, kita belajar bahwa musuh terbesar bukanlah rasa lapar, melainkan hawa nafsu yang seringkali tak terkendali di bulan-bulan lainnya.

BISMILLAHI TAWAKKALTU ALALLAH, LAHAULA WALAQUWATA ILLABILLAH. * EA

ENCIKEFFENDYNEWS.com

Renungan Ramadhan ke-dua puluh satu

Pemenang sejati adalah dia yang setelah Ramadhan berlalu, tangannya semakin ringan memberi, lisannya semakin terjaga dari menyakiti dan hatinya semakin luas untuk memaafkan. Karena itulah sejatinya arti Kembali ke Fitrah. Kembali menjadi manusia yang memanusiakan manusia lainnya.

ALLAHUMMAJ’ALNA MINATTAWWABIN WAJ’ALNA MINAL MUTATHAHHIRIN.    * EA

ENCIKEFFENDYNEWS.com

Renungan Ramadhan ke-dua puluh

NUZULUL QUR’AN adalah pengingat bahwa kita terlalu berharga untuk dibiarkan tersesat. Tuhan menurunkan Al-Qur’an karena kita adalah makhluk VVIP-Nya di bumi.

ALLAHUMMAR HAMNA BIL QUR’AN.   * EA