ENCIKEFFENDYNEWS.com

Renungan Ramadhan ke-sembilan belas

Ramadhan adalah waktu untuk memeriksa buku besar kehidupan kita sebelum buku itu ditutup selamanya oleh kematian. Jangan sampai saat Final Audit (Yaumul Hisab) nanti, kita baru menyadari bahwa kita adalah ‘Orang Kaya’ yang sebenarnya bangkrut total.

ALLAHUMMA INNI AS’ALUKA BIHUSNIL KHATIMAH.  * EA

ENCIKEFFENDYNEWS.com

Renungan Ramadhan ke-delapan belas

Ya Salam, orang-orang berebut paling depan untuk nonton bola atau konser, tetapi berebut cari shaf paling belakang bila jum’atan agar bisa cepat keluar.

LAHAULA WALA QUWATA ILLA BILLAH.  * EA

ENCIKEFFENDYNEWS.com

Renungan Ramadhan ke-tujuh belas

Jangan sampai kita keluar dari bulan Ramadhan hanya dengan membawa ‘Ijazah Lapar’. Karena ijazah itu tidak laku di hadapan Tuhan, yang Allah cari adalah ‘Prasasti Perubahan’ di dalam hati kita atau kita sudah lebih lunak kepada sesama dan lebih jujur pada diri kita sendiri? Dan apakah kita sudah lebih tunduk kepada-Nya.

ALLAHU AKBAR WALILLAHILHAMD .  * EA