ENCIKEFFENDYNEWS.com – Terulang lagi peristiwa berdarah tatkala kaum muslimin masih shalat di masjid Aqsha, jumat (7/5) menurut beberapa sumber lebih kurang dari 200 warga Palestina ditembaki oleh tentara Israel, duniapun mengutuk atas terjadinya peristiwa ini.

               Pada waktu penulis berada di Syria tahun 1984 -1988, memang kelihatan sekali diskriminasi politik internasional terhadap bangsa Palestina khususnya Amrek dan sekutunya. Peristiwa yang kemarin baru terjadi dikecam banyak negara salah satunya kita bangsa Indonesia, tokoh-tokoh organisasi seperti Muhammadiyah dan NU serta MUI mengutuk habis peristiwa ini /laknatullahi alaih.

Maka masih terngiang teriakan teman-teman di Damascus tempo hari “alilul adab” Israel yang bahasa pushahnya ‘qalilul adab” /kurang asam bangsa Israel.

               Maka pada malam iktikaf yang ke-29 ini saya mengajak seluruh warga iktikaf seluruh kota Batam khususnya dan umumnya warga iktikaf Kepri untuk mendoakan keselamatan bangsa Palestina, semoga mereka selalu tabah dalam pertolongan Allah dan yang gugur menjadi syuhada terhadap bangsa mereka dan  alilul adab  Israel. (EE)*

               ENCIKEFFENDYNEWS.com – K.H. TENGKU ZULKARNAIN, telah mendahului kita, beliau benar-benar kembali ke FITHRAH, dalam suasana Ramadhan Mubarak,10/05 bertepatan dengan 28/ramadhan/1442, dalam usia 58 tahun beliau tinggalkan dunia dengan maksimalis usaha Dakwah, beberapa kali beliau ke Batam dan mampir di kantor sekretariat MUI, dengan berbagai info dan berbagi pengalaman tentang dakwah di bumi persada ini.

Beliau seorang Da’i dan Mujahid yang tak ada takut dalam diri beliau, takutnya  hanya untuk Allah semata.

         Sosok pejuang Dakwah yang selalu mengajak dalam “beramar makruf-bernahy munkar” apapun tantangan beliau selalu tersenyum dan tegas dalam berdakwah.

Dengan iringan doa kami keluarga besar MUI Kota Batam, merasa kehilangan dan mudah-mudahan kami dapat istiqamah dalam meneruskan perjuangan dakwah, khususnya di kota Batam ini – alfatihah – (EE)*

ENCIKEFFENDYNEWS.com – Melihat warga Batam yang tidak pulkam antusias iktikaf dengan berbagai amaliah dan melihat mereka melaksanakan qiyamullail dengan tersedu-sedu sujud kepala kepada-Nya, terasa Ramadhan  benar-benar memberikan dampak terhadap spritual imaniyah mereka.

               Walaupun iktikaf hanya segelintir dipenghujung Ramadhan ini, dan insya Allah kita masih menunggu hasil sidang isbat kementrian agama pada tanggal 11/05/2021, sedangkan warga Muhammadiyah sudah qarar pada tanggal 13/05 hari raya Idul Fithri. Kali ini sidang isbat maju 1 (satu) hari dibanding tahun-tahun sebelumnya.

               Idul fithri kali ini sungguh amat berbeda, karena suasana masih pandemi yang tinggi, sehingga Batam hampir seluruh mainland zone merah, ini memberikan isyarat kepada warga Batam untuk super hati-hati terhadap pelaksanaan protkes yang ketat, jangan sampai menimbulkan klaster baru/nauzdubillah.

               Ma’assalamah ya Ramadhan, fi amanillah di Ramadhan 1443 yang akan datang insya Allah dan good bye covid – 19, cukup jangan datang lagi ya, /biizdnillah insya Allah/ kami ingin selalu dekat dalam ubudiyah kami kepada Allah, cukup sudah derita dan kekhawatiran warga dunia ‘saidul khathir’ yang luar biasa, ya Allah’ rabbi inni dzalamtu nafsi faghfirly’ dengan isakan yang panjang dalam sujud seorang abid dengan rasa khauf yang mendalam./iktikaf malam 28 ramadhan 1442. (EE)*