ENCIKEFFENDYNEWS.com     –      فإذا مرت فهو يشفين  inilah sepenggal potongan al-Qur’an yang mafhum dari ayat itu, apabila aku sakit, maka Allah yang akan menyembuhkan. Lebih kurang 3 minggu terbaring, di sinilah kita di tuntut untuk sabar atau alhamdulillah ala kulli hal. Kadang hati kecil kita menghibur diri, terlampau banyak nikmat yang kita nikmati, baru secuil masalah ini saja, kita tidak bisa tersenyum terhadap diri kita sendiri.

               Begitulah kita manusia, kadang tersenyum kalau itu menyenangkan kita, tapi kita menangis kalau tersandung sesuatu, padahal tertawa dan menangis hampir tidak mempunyai  arti semasekali dan mempunyai sinonim serta makna yang sama lebih-lebih di sisi-Nya.

Lebih-lebih setelah membaca medsos beberapa orang sahabat dan teman duluan menghadap Sang Khaliq, sebagai mengakhiri aktivitas kehidupan mereka ditambah suasana PPKM Darurat dan sekarang berlanjut PPKM level 4. Allah begitu mudah menjadikan dunia dan penghuni, begitu dahsyat gelombang pandemi ini, seluruh dunia bergoncang begitu dahsyat atau ini pertanda akhir zaman kehidupan ?? wallahu a’lam. Terima kasih saya ucapkan kepada teman dan sahabat saya dan orang-orang yang mengenal saya plus membantu saya selama masa perawatan. Jazakallah. Doa mereka semua memberikan spirit begitu dahsyat dalam memotivasi spiritual untuk kesembuhan. Lebih-lebih lagi keluarga saya luar biasa, memberikan semangat dan saya tahu mereka juga dalam keadaan yang kurang fit. Terima kasih semua, innallaha ma’ana, wasyukran ! (EA)*

ENCIKEFFENDYNEWS.com    –     Batam sebuah kota yang di design sebagai metropolitan, kota hidup 24 jam hiruk-pikuk dengan berbagai aktivis penghuninya yang selalu bergerak sesuai dengan tuntutan dan perkembangannya. Tapi dalam masa pandemi ini aktivitas warga dibatasi, sehingga sedikit sepi dibanding dengan suasana sebelum pandemi.

               Tapi hari ini Batam dah berubah, setiap hari kita lihat orang berbondong-bondong untuk divaksin, sehingga Batam seolah-olah berubah menjadi “ kota  vaksinisasi “ hampir di seluruh pelosok kota ini, ramai orang melaksanakan vaksinisasi, mulai dari puskesmas, rumah sakit, organisasi, pengusaha, perkumpulan/paguyuban hingga polda ikut serta dalam kegiatan ini.

Usaha maksimalis ini dilaksanakan sebagai upaya memutus mata ramtai covid -19 untuk cepat berakhir dan Batam kembali normal seperti sedia kala sebagai kota tujuan wisata, mice, kuliner dan berbagai sebutan kota yang ramai dikunjungi oleh seantero Nusantara (kota waisata) dan ramai acara-acara (mice) sehingga kuliner di kota ini hidup kembali dan ramai dalam 24 jam di kota ini.

Dan kitapun berharap, Batam ramai kembali tanpa pembatasan aktivitas masyarakatnya, sehingga terasa Batam kota yang menggairahkan dan selalu dinamis dalam kehidupan yang ramai menjadi perbincangan mancanegara. (EA)*

ENCIKEFFENDYNEWS.com   –    Untuk menekan perkembangan dan penyebaran kasus covid -19, pemerintah Kota Batam kembali mengadakan pembatasan kegiatan masyarakat. Perpanjangan peraturan ini  tertuang dalam surat edaran (SE) 26 tahun 2021 tentang perpanjangan PPKM ( Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ) skala mikro dan optimalisasi  posko penanganan covid -19 di Kota Batam

Ayo, warga Batam tingkatkan disiplin penerapan protkes dengan penuh kesadaran karena adanya lonjakan yang hampir merata di daerah ini. Demikian juga pembatasan buka rumah makan/kedai walaupun pengusaha menjerit tentang pembatasan ini tapi apa boleh buat, demi kesehatan dan keselamatan bersama ini harus dijalankan/dilaksanakan dengan ketat. Semoga pandemi ini cepat berakhir dan kita normal berusaha kembali dalam menciptakan tatanan kehidupan sebagaimana yang kita harapkan, semoga. (EA)*