ENCIKEFFENDYNEWS.com      –       Alhamdulillah, Batam dah turun PPKM level 1 masyarakat Batam menyambut hal ini dengan gembira dan mudah-mudahan tetap menjaga protokol kesehatan (protkes) dengan baik, tetap memakai masker, mencuci tangan serta menjaga jarak, mudah-mudahan tidak lengah dan tetap waspada terhadap kasus pandemi ini  dengan keprihatinan yang tinggi. Hal ini pusat tetapkan Kepri dan Batam PPKM level 1 (Batam Pos/05/10) dan sudah mendekati fase new normal.

Mudah-mudahan ini terus berakhir tentang covid -19 dan kehidupan kita sudah kembali normal dan menjadi seperti kehidupan biasa seperti semula, tentu masih memerlukan perjuangan agar covid -19 hilang dan berlalu di muka bumi ini. Semoga !     (EA)*

ENCIKEFFENDYNEWS.com      –      Berbicara tentang “ulama” bagi kita tidaklah asing, sebab jamak dari kata “alim” ini mempunyai makna yang sudah dikenal masyarakat dan merupakan gudang para intelektual dan cendikiawan yang sudah tentu menjadi anutan dalam standar ilmu dan akhlak mereka, pewaris para Nabi. Sedangkan “umara” jamak dari kata “amir” yang berarti memerintah/steakholder daerah yang berperan mengarahkan masyarakatnya menjadi adil, makmur dan sejahtera. Ulama membimbing warga menjadi agamis yang menuju tatanan “happy dunia and happy akhirat” sedangkan “umara” happy dunia semata.

Semoga Ulama dan Umara dapat berdampingan membina masing-masing kavling, baik tatanan kehidupan dunia maupun kehidupan akhirat dan ulama tidak dijadikan sebuah “tangan” dalam meraih kekuasaan, tapi ulama dan umara dapat berdampingan, menjadikan patner dalam pembinaan warga/masyarakat menuju tatanan kehidupan yang happy dunia and happy akhirat, semoga !  (EA)*

ENCIKEFFENDYNEWS.com      –     Bedelau dalam Bahasa Melayu bermakna “cantik”, indah, wah. Kata ini jarang kita gunakan, kita sering menggunakan kata cakep, cantik, ajib dan lain sebagainya yang mempunyai arti cantik yang luar biasa. Kita memang mengharapkan hidup “bersinar” dalam hidayah / bedelau dalam spiritual kita dan kita khawatir “belangau” dalam perspektif  muamalah kita apalagi dalam ubudiyah kita kepada-Nya. Belangau bermakna lawan dari  bedelau, belangau juga ada nama hewan yang berbau busuk dan tidak menyenangkan dan belangau sering dimaknai dengan sesuatu yang kurang menyenangkan, kusut dan jauh dari menarik. Beginilah dinamika kehidupan kita kadang hari ini “bedelau & besok belangau”, atau sebaliknya.  Fluktualitatif manusia dari masa ke masa dua kata ini selalu menghampiri sebagai dimensi yang melekat dalam diri setiap manusia dan dapat dijadikan sebagai remot control untuk kita meniti kancah kehidupan yang bedelau.

Mudah-mudahan kita selalu mempunyai warna bedelau dalam setiap langkah dinamika kehidupan kita dan sedikit menghindar terhadap belangau dalam perspektif muamalah dan ubudiyah kita kepada-Nya dan mudah-mudahan semakin tua semakin bedelau dan bukan belangau, semoga ! Karena hidup ini pilihan mau bedelau or belangau ?  (EA)*