ENCIKEFFENDYNEWS.com

Di depan Asrama Haji Tanjungpinang, photo bersama teman lama  M. Zein dan bendahara MUI Provinsi Kepri setelah menghadiri acara pernikahan Sekum MUI. Teman lama adalah cermin terbaik untuk melihat seberapa jauh kita telah melangkah, tanpa pernah lupa dari mana kita bermula. Waktu boleh mengubah wajah dan arah hidup kita, tapi kenangan bersama teman lama selalu tersimpan rapi tanpa terpengaruh zaman. Bertemu teman lama itu seperti membuka buku favorit—meski sudah tahu alurnya, rasanya tetap hangat dan membahagiakan. Alhamdulillah ! *  (EA).

ENCIKEFFENDYNEWS.com

Senja tidak pernah salah. Ia hanya patuh pada takdirnya, berpisah dengan siang untuk memberi jalan bagi bintang-bintang. Jangan sedih melihat matahari yang terbenam. Karena senja yang tenggelam adalah janji akan adanya fajar yang baru besok pagi. Seperti senja yang pamit dengan keindahan, semoga setiap perpisahan dalam hidup kita juga meninggalkan kenangan yang manis. Senja adalah bukti bahwa apa pun yang terjadi hari ini, ia bisa berakhir dengan begitu indah. Senja selalu tahu cara berpamitan dengan anggun, tanpa drama, hanya lukisan warna yang memukau di langit. Allahu Akbar !   *   (EA).

ENCIKEFFENDYNEWS.com

Hidup itu serupa kopi hitam. Pahitnya nyata, namun jika dinikmati dengan tenang, selalu ada rasa manis samar yang tertinggal di akhir sesapan. Kedai kopi adalah mesin waktu paling sederhana. Di sini, detak jam terasa melambat, memberi kita ruang untuk bernapas sebelum kembali berlari. Secangkir kopi yang hangat tidak pernah berjanji menyelesaikan masalah kita, tetapi ia selalu siap menemani duduk dan mencari jalan keluarnya bersama sahabat. Allahu Akbar !  *  (EA).