ENCIKEFFENDYNEWS.com

Hidup itu serupa kopi hitam. Pahitnya nyata, namun jika dinikmati dengan tenang, selalu ada rasa manis samar yang tertinggal di akhir sesapan. Kedai kopi adalah mesin waktu paling sederhana. Di sini, detak jam terasa melambat, memberi kita ruang untuk bernapas sebelum kembali berlari. Secangkir kopi yang hangat tidak pernah berjanji menyelesaikan masalahmu, tetapi ia selalu siap menemanimu duduk dan mencari jalan keluarnya bersama sahabat. Allahu Akbar ! * (EA).
