ENCIKEFFENDYNEWS.com

Mengedit tulisan dimana saja bisa dilaksanakan hatta di kedai kopi sekalipun. Menulis adalah proses manusia, mengedit adalah proses Ilahi. Editor yang baik bertindak sebagai bidan bagi pikiran penulisnya. Seorang editor tidak memotong naskah untuk menghancurkannya, melainkan memangkas ranting-ranting agar pohon utamanya bisa tumbuh subur. Penulis menulis draf, editor menulis ulang. Mata seorang editor adalah pisau bedah yang memisahkan kata-kata biasa dari karya yang luar biasa. Editor ibarat lensa kamera, mereka tidak membuat pemandangannya, tapi mereka membantu dunia melihatnya dengan lebih fokus dan indah. Subhanallah !  * (EA).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Post Navigation