ENCIKEFFENDYNEWS.com   –   Batam diharapkan dapat segera mengakhiri pandemi ini secepat mungkin, sebab Batam merupakan barometer di Provinsi Kepri ini dan merupakan centra dalam dinamika progres daerah ini.

               Batam yang hari ini berpenduduk 1,3 juta jiwa, kalau Batam sehat, maka ekonomi di provinsi ini juga menguat. Maka usaha dalam mewujudkan Batam sehat menjadi sasaran utama para steakholders daerah ini, termasuk para tokoh dan anutan daerah ini.

Ayo, kita wujudkan Batam sehat insya Allah ekonomi sehat, dengan bersama-sama berusaha maksimalis menciptakan Batam yang sehat dengan ketat melaksanakan protkes covid -19, semoga ! (EA)*

ENCIKEFFENDYNEWS.com   –  Sikat premanisme se-Indonesia, demikian instruksi Kapolri untuk memberantas preman yang marak di negeri +62 ini. Mudah-mudahan ini sampai ke daerah-daerah sehingga entitas premanisme ini dapat di atasi dengan baik. Mulai parkir, tempat-tempat Club, hiburan, tempat massage dan tempat-tempat yang berbau esek-esek sudah tentu memakai jasa mereka.

Memang pemerintah khususnya bidang keamanan harus tegas terhadap mereka jangan dikasih kesempatan mereka untuk berkembang. Hal ini perlu koordinasi yang tegas mulai pusat sampai daerah, sehingga keberadaan mereka tidak bisa leluasa di tengah-tengah masyarakat.

Semoga instruksi Kapolri ini membawa angin segar bagi aparat keamanan di daerah dalam memberantas premanisme di tanah air tercinta ini dan mereka dengan kekuatas apparat keamanan insyaf, agar menjadi warga negara yang baik, semoga ! (EA)*

ENCIKEFFENDYNEWS.com   –   Pengusaha, buruh hingga NU & Muhammadiyah kompak menolak (Batam Pos/12/06) PPN  sembako dan sekolah. Bahkan PGRI-pun ikut bicara supaya Pemerintah meninjau kembali tentang PPN sekolah. Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS), juga ikut buka mulut tentang ini, bahkan Yayasan Konsumen Indonesia juga gak bisa diam tentang ini, semua mereka bicara sebagai protes terhadap kebijakan ini ditambah dalam kondisi kita di era pandemi  ini.

Hampir seluruh Lembaga/LSM atau/ormas semua meneriakkan tentang PPN ini, khususnya sembako ditambah pernak-pernik lainnya, apalagi kaum hawa kepo dengan kebijakan ini, keterlaluan,…..

Mudah-mudahan  tidak terjadi di negeri +62 ini, sehingga tidak menambah keruwetan dan menjadikan kita kepo dalam kehidupan berbangsa, tidak menjadikan rakyat kecil semakin kerdil untuk melanjutkan kehidupan ini, semoga. (EA)*