ENCIKEFFENDYNEWS.com  –  Pasca lebaran ini diperkirakan lonjakan Covid -19 meningkat secara Nasional, demikian juga di Kota Batam bahkan Wakil Walikota Batam mengantisipasi dengan mempersiapkan Asrama Haji sebagai penampungan terhadap lonjakan itu.

Oleh sebab itu hendaknya pemerintah lebih tegas lagi terhadap warga yang kurang tegas protkes dengan sanksi yang harus ditegakkan. Warga Batam yang Modern paham tentang ini dan insya Allah akan melaksanakan protkes dengan baik dan penuh kesadaran. (EA)*

ENCIKEFFENDYNEWS.com  —  Belum selesai satu kasus, muncul lagi kasus lain, corona masih merajalela, vaksin belum selesai, dah ada penjualan vaksin ilegal, sebelum itu di Kuala Namo heboh dengan alat test bekas yang dipergunakan lagi. Masih hangat cerita tentang itu, eh bocor lagi data kependudukan yang diperjual-belikan di pasar online internasional.

               Negeriku, negeriku ! luar biasa, entah ini bencana, cobaan atau musibah kitapun masih bertanya kepada mega yang sudah menua, atau kepada air yang terus mengalir, dataku oh dataku !

Apa mau dikata, data inipun ternyata banyak juga yang melirik untuk membeli, entah sekadar iseng, juga mau memanfaatkan untuk iklan kepentingan bisnis, atau untuk apapun, yah, begitulah kemarin (27/05) direktur BPJS menerangkan langkah-langkah/upaya perbaikan terhadap data BPJS yang bocor itu di TV One dengan gerak mimik yang susah ditebak, dataku oh dataku ! (EA)*

ENCIKEFFENDYNEWS.com  –   Hidup ini kadang-kadang unik, sensitif dan penuh tanda tanya, ada mayat tertukar di rumah sakit, rumah sakit yang dikelola oleh orang professional, disiplin dan merupakan rujukan disiplin nasional tentang pengelolaannya, lagi-lagi menjadi tanda tanya, mayatnya bukan mirif, yang satu hitam yang lain putih, yang satu matanya sipit, yang lain biasa saja, yang satu disunat dan yang satu nggak disunat, kok bisa tertukar ? lagi-lagi kerjanya copy paste mungkin ? atau yauyin.

               Ada yang sudah divaksin 2 (dua) kali, ee kena covid juga, bahkan nggak tanggung-tanggung sampai “innalillahi” bisa dibayangkan benar-benar oase dalam kehidupan ini.

Demikian juga tentang sungai Jodoh /nama suatu tempat/ di Batam ini, malah sering terjadi di daerah ini kurang aman dan nyaman, tidak seperti namanya. Banyak dalam kehidupan ini yang merupakan oase yang tidak sesuai dengan namanya. Kalau nama kita Mukmin umpamanya, maka seharusnya kita harus percaya dalam dimensi terkecil nama kita adalah “orang yang beriman” dan bukan orang ingkar (kafir) dan lain-lain contoh sebagainya. Oase Batam, memang kadang-kadang aneh dan itulah kenyataan. (EA)*