ENCIKEFFENDYNEWS.com

Rihlah atau bepergian dengan menggunaan pesawat ternyata mengasyikkan, imaginasi minta bantuan AI mengasyikkan juga walaupun hanya sebuah ilustrasi- imaginasi. Terbang di atas awan mengajarkan kita bahwa masalah di bumi terlihat kecil jika dilihat dari sudut pandang yang lebih tinggi. tetaplah tenang karena badai hanya ada di bawah sana. Di antara langit biru dan gumpalan awan putih, kita menyadari betapa luasnya ciptaan Tuhan dan betapa kecilnya diri kita di hadapan-Nya. Rihlah udara bukan sekadar berpindah tempat, melainkan sebuah perjalanan jiwa untuk mensyukuri nikmatnya kebesaran Sang Pencipta dari atas cakrawala. Sayap besi membawa raga, namun doa dan tawakal membawa ketenangan hati melintasi ribuan kaki di udara. Masya Allah !  *  (EA).