ENCIKEFFENDYNEWS.com     –      Kata melongok ini jarang digunakan, sebab maknanya sedikit spesifik, melongok rumah sakit berarti bisa besuk keluarga sakit atau sengaja pergi ke rumah sakit hanya sekadar melihat untuk menambah keyakinan bahwa kita yang sehat semestinya lebih banyak bersyukur, dibanding orang-orang yang terbaring yang kadang-kadang kesadaran mereka sedikit menurun.

               Teman saya kalau saya bercerita tentang sakit, dia terlebih dahulu meneteskan air mata, ya seharusnya kita harus sebulan sekali (paling tidak) pergi ke rumah sakit melihat teman/saudara/keluarga atau handai tolan kita yang terbaring, agar menguatkan rasa spiritual kita yang lebih lagi di kala sehat ini. Sama dengan ziarah kubur, mengingatkan kita bagaimana mereka yang terbaring di alam kubur, menunggu proses antara positif dan negative yakni kebaikan dan keburukan dan mereka tidak bisa lagi berkreasi seperti kita yang masih hidup. Inipun memberikan makna bahwa kita juga pasti akan ke sana.

Ah, hidup ini terlampau dramatisasi dari Sang Programmer Al-Khaliq rabbul Alamin, kadang kita lupa bahwa kita sedang bersandiwara atau bermain kadang dalam permainan pula, manusia, manusia, gudangnya lupa dan khilaf, berseminya nilai-nilai yang kadang-kadang menjadikan lupa diri. Semoga dengan melongok rumah sakit dan ziarah kubur memberikan semangat spiritual tersendiri untuk menambah khasanah kesadaran ubudiyah kita kepada-Nya, semoga. (EA)*