ENCIKEFFENDYNEWS.com       –       Batam, Bintan & Karimun dah level 1 (Batam Pos/ 18/10). Dan 7 Kecamatan di Batam nol kasus covid -19 yaitu ; – Sekupang, – Bulang, – Galang, – Batuampar, – Belakangpadang, – Sungai Beduk & Sagulung, hal ini disampaikan oleh ketua bidang kesehatan tim gugus covid -19 Batam, dr. Didi Kusmajardi, SPoG. Dan Batam sampai hari ini belum ada wisman yang masuk dalam meramaikan dunia pariwisata. Semoga dengan Batam dah turun ke level 1 turis-turis mancanegara berdatangan ke kota ini.

Dan Batampun sudah berbenah diri dalam infrastruktur di musim pandemi ini dengan menata kota ini menjadi kota yang menyenangkan dan ditata objek-objek wisata yang cukup menawan, mulai penataan kampung tua Tanjungriau dengan wisata pelantar, Nongsa dengan Kampung Tereh. memberikan  nuansa tersendiri.

Walaupun touris /wisatawan mancanegara belum datang ke Batam, tapi masyarakat Batam sudah banyak mengunjungi tempat-tempat wisata lokal, cukup meriah dan mengasyikkan. Dan mudah-mudahan covid -19 segera berakhir, kita hidup normal sebagaimana yang kita harapkan, aamiin. (EA)*

ENCIKEFFENDYNEWS.com      –        Walikota Batam  mendata warga yang belum vaksin (Batam Pos/17/10) sebagai  acuan pemerintah dalam penerapan “travel bubble”. Dan beliau berpesan agar warga selalu memperhatikan dan taat terhadap pelaksanaan protokol kesehatan (protkes), usaha inilah yang dihimbau agar warga peduli tentang kesehatan bersama di daerah ini dan kita berusaha terus memasyarakatkan ini, agar level Batam terus menurun hingga sebagaimana yang kita harapkan.

Mudah-mudahan dengan kerja sama yang baik dalam menyukseskan program vaksinisasi ini, level di Batam terus turun dan kita bisa menikmati kehidupan sebagaimana yang  kita harapkan. Data warga Pekerja Imigran Indonesia (PMI) yang pulang dari Singapura dan Malaysia dari jumlah 224 orang setelah di swab hanya 1 orang yang positif covid -19. Mudah-mudahan warga PMI ini selalu sehat dan tidak menebarkan gejala / kasus baru di daerah kita dan level kita terus turun sebagaimana yang kita kehendaki, aamiin. (EA)*

ENCIKEFFENDYNEWS.com      –       Masyarakat Bali baru aja bergembira dengan dibukanya penerbangan internasional /15/10, sehari setelah itu terjadi gempa bumi 4,8 SR yang menimpa Kabupaten Karang Asem yang mengakibatkan beberapa tempat ibadah dan rumah roboh dan menurut info 5 orang meninggal dunia (16/10) di sejumlah desa di Kabupaten Karang Asem tersebut. Belum selesai kasus covid -19 terjadi pula gempa bumi.

Ada apa dengan Bali ? Daerah yang cukup dikenal di mancanegara dan Indonesia dikenal katanya lewat Bali. Kota pariwisata Nasional yang bernuansa Internasional ini sangat ramai di kunjungi oleh touris mancaranegara. Para touris yang belum ke Bali, maka mereka belum dianggap ke Indonesia. Pulau kecil yang bernuansa hindu ini, menjadikan orang-orang Bali bangga dengan nuansa dan kebudayaannya menjadikan  pulau ini mempunya nilai tersendiri di mata pengunjungnya. Mudah-mudahan gempa ini menjadikan warga Bali lebih waspada terhadap gejala alam dewasa ini dan tidak terulang lagi. Semoga ! (EA)*