ENCIKEFFENDYNEWS.com   –   Seorang sahabat saya yang dulu, kalau ngomong sering melawan arus, pemerintah dianggap kurang inilah, kurang itulah dan setiap ada pertemuan dia pasti ngomong yang kadang-kadang kita ngeri mendengarnya.

               Bahkan dia yang pertama menentang shaf shalat pakai masker dan jaga jarak shaff yang dikatakannya sebagai madzhab baru yakni madzhab WHO. Suatu hari kudengar dia kena covid dan ditaruh di RSKI yang letaknya di Galang, bisa dibayangkan seramnya e seram, kembali dari alumni rumah sakit ini dia berbalik 180 derajat dan saya dengar dia dengan bangga mengatakan “aku sudah divaksin”.

Dan lebih lucunya lagi dia seperti juru bicara istana, semua mendukung kebijakan pemerintah dan bahkan lebih lagi sebagai corong steakholder daerah yang mendukung dan membantu apapun kebijakan pemerintah, ohoy luar biasa. Kita sekarang darurat corona katanya dan aku sudah divaksin ! Ayo, kawan-kawan yang belum divaksin, segera biar imun kita lebih bagus dan sehat selalu, semoga ! (EA)*

ENCIKEFFENDYNEWS.com   –    Dalam waktu dekat ini Pemerintah Kepri akan menerbitkan Penlok/penunjukan lokasi kata Asisten II Kepri pada koran (BatamPos/17/06), sebagai komitmen dimulai pembangunan jembatan Babin tersebut.

               Jembatan ini sangat berpengaruh cepat dalam perkembangan khususnya bidang ekonomi dan sosial kemasyarakatan dalam memotong alur percepatan transportasi penghubung Batam, Bintan dan Tanjungpinang.

Tahun 2024 jembatan ini akan selesai/menurut target proyek, maka masyarakat sudah berharap penuh, tidak ada lagi pembatas waktu, mau pagi, siang atau malam bepergian ke Batam, Bintan dan Tanjungpinang, semoga tidak ada aral melintang dalam pembangunan ini, mulus tanpa hambatan, semoga. (EA)*

ENCIKEFFENDYNEWS.com   –   Di medsos beredar surat dari salah satu kelurahan di Kecamatan Bengkong yang memberikan sanksi berupa administrasi dan denda kepada warganya yang enggan untuk divaksinisasi juga diterbitkan di koran (BatamPos/17/06) yang dinilai terlampau dini mengambil sikap yang begitu jantan sebagai steakholder kelurahan. Yah, begitulah,…… kadang-kadang kita harus begitu dan di segi lain kita harus lebih sedikit dewasa melihat sikon masyarakat kita.

Saya pernah nanya kepada seorang Bapak yang tidak mau divaksin, dia jawab aku nih dah banyak penyakit, kemarin dah pergi dan dicek ternyata tensinya tinggai, tak jadi akhirnya divaksin. Ada lagi seorang tokoh dulu ngomongnya kepada steakholder daerah kurang sopan, e hari ini jadi jubir atau/seolah-olah jubir pemerintah pula. Manusia, manusia, yah begitulah yang disebut “muqallibalqulub” jadi tak usah dululah ancam-mengancam, apalagi menyangkut kesehatan individu masing-masing.              

                Perbaharui dan luruskan niat dalam berbuat kebajikan dan menebarkan kebaikan antar sesama tapi ingatlah Allah akan membalas setiap perbuatan dalam bentuk sekecil apapun, baik itu kebijakan maupun secuil rasa, rasa senang, rasa kesal dan berbagai rasa dalam kehidupan kita. (EA)*