ENCIKEFFENDYNEWS.com – Menonton tv dan menyaksikan medsos yang beredar hari ini (16/05) bikin geram juga melihat kebiadaban Israel. Kita berharap negara yang tergabung dalam OKI plus PBB cepat bergerak mengambil policy yang berarti buat perdamaian dan keselamatan jiwa-jiwa yang tak berdosa.

Sebagai  orang yang mempunyai norani pasti terpanggil melihat kebiadaban yang dipertontonkan di Palestina, aturannya kita sebagai mayoritas Muslim dunia bisa memprakarsai ini lewat jalur diplomasi di Dewan Keamanan PBB, kalau itu berat mungkin lebih efektif menggalang sesama negara muslim dunia sebagai satu Gerakan dalam membela Palestina.

Ah, khayalan dalam pintas pikiranku, ini sudah sejak lama kebiadaban ini berlangsung, tapi dunia adem-adem aja, sebuah pertunjukkan yang dianggap sebagai degelan politik internasional, ok lebih baik kita berdoa demi keselamatan Palestina daripada ocehan kalbu yang membara dengan emosional yang melambung tinggi. Tuhan selamatkan Palestin, ucapku hampir tak sanggup lagi berucap, aamiin. (EE)*

ENCIKEFFENDYNEWS.com –  Batam hari ini, (16/05) masih suasana zona merah, tapi masyarakat kayaknya sedikit tak peduli, masih kunjungan / silaturrahmi antar teman dan keluarga masih normal seperti biasa, kita sih takutnya jangan-jangan seperti India, “sesal dahulu pendapatan sesal kemudian tak berguna”.

               Teman saya bilang, dah bosan ke pantai dan macam-macam tempat wisata, akhirnya ngunjungi teman dan keluarga serta handai tolan, sebagai refreshing. Menurut info yang dapat dipercaya dari 12 kecamatan yang ada di Batam, mainland diinfokan masih zona merah kecuali sebahagian daerah hinterland yang cuma orange.

               Aturannya lebih diperketat lagi aturan protokol kesehatannya, biar demi keselamatan dan keamanan bersama, pemerintah harus tegas dalam menjalankan/melaksanakan protkes ini dengan meletakkan petugas di daerah-daerah yang super banyak penduduknya, Batam Kota dan Bengkong, krakter kedua kecamatan ini mirip-mirip, baik dalam melaksanakan protkes kesehatan covid-19 maupun tertib berlalu lintas.

               Terakhir kita berdoa, semoga pandemi ini cepat berakhir seiring berakhirnya mentari di ufuk barat, semoga, aamiin. (EE)*

ENCIKEFFENDYNEWS.com – Berbicara lebaran sesuatu yang amat menarik dengan berbagai pernak-perniknya, satu kisah multi tafsir, mulai cerita zaman anak-anak hingga tua menyikapi suasana lebaran pasti menimbulkan nostalgia seru dan mengesankan.

               Lebaran hari ketiga (15/05) di Batam Bandar Dunia Madani, kota Nasional yang bernuansa Internasional (kata teman saya dari Australia), Batam luar biasa, apapun ada di sini. Kota yang memang di design sebuah kota modern yang mengikuti dinamika kota tetangga negara Singapura dan Malaysia.

               Batam mempunyai kelebihan dari dua kota negara tetangga tersebut, yakni kehidupan spiritual/keagamaan lebih kental dengan berbagai organisasi/kelembagaan keagamaan ada di kota ini, di samping rumah tahfidz juga kita temukan rumah-rumah suluk dengan berbagai kegiatan aktivis keagamaan lainnya yang mengajarkan entitas makna kehidupan.

               Demikian juga suasana lebaran, di kota ini mempunyai makna sendiri yang lebih kental, keluarga, sahabat dan handai tolan merupakan saudara kita yang karib, lebih kental dan lebih dekat. Mungkin kota ini kebanyakan para MUHAJIRIN / pendatang yang sama-sama mengadu nasib dengan berbagai profesinya.

Oase lebaran di Batam unik dan luar biasa, memberikan nilai tersendiri dalam tatanan membentuk tradisi baru yang penuh dinamika, nuansa persaudaraan yang lebih kental. (EE)*