ENCIKEFFENDYNEWS.com      –       Dalam kehidupan ini setiap kita pasti mempunyai memory indah, baik dalam interaksi pergaulan maupun pengalaman yang melahirkan sebuah keindahan yang mengasyikkan dan itu perlu disimpan indah dalam kehidupan kita. Demikian juga  “ Aid Qarni” menulis tentang “ don’t be sadly” (jangan bersedih) dan menganjurkan kita dalam kehidupan ini biasa-biasa saja, jangan simpan kesedihan dalam memory otak kita tapi coba rekam yang indah dan mengasyikkan /”keep enjoying” sehingga kita begitu releks menghadapi dilematik kehidupan ini.

Hidup yang begitu amat singkat ini (dalam hitungan akhirat) 1000 tahun (dunia)  baru 1 hari (akhirat), terlalu amat singkat jangan diisi dengan “kesedihan” tapi isilah dengan “kegembiraan” sehingga kita begitu asyik menikmati dalam seluruh “an-nasyath”/kegiatan kita dan lebih meningkatkan persiapan kita untuk kehidupan yang akan datang.

Di dunia inilah kita persiapkan berbagai keperluan khususnya ubudiyah kita kepada al-Khaliq, bahwa hidup ini begitu mengasyikkan dalam mempersiapkan diri menuju “happy dunia and happy akhirat”.

And keep enjoying, semoga ! aamiin.  (EA)*

ENCIKEFFENDYNEWS.com      –        Hari ini tanggal 24 September 2021, merupakan hari ulang  tahun provinsi Kepri yang ke-19 dan mudah-mudahan provinsi ini dapat membawa dan mengantarkan warganya dalam mewujudkan cita-citanya Bunda Tanah Melayu yang modern dan sejahtra sesuai dengan dinamika dan tuntutan  sesuai dengan cita-cita luhur pembentukan provinsi ini.

pembentukan provinsi adalah memangkas rentang pemerintahan dsn pembangunan di provinsi ini lebih cepat, lebih Makmur, Bahagia dan sejahtra.

Selamat Ulangtahun provinsiku,  Good n sukses, sejahtra dan Makmur, aamiin !   (EA)*

ENCIKEFFENDYNEWS.com

Memang manusia seolah tak pernah bisa bersyukur atas apa yang ia miliki dan apa yang sedang ia alami. Yang kaya akan merasa masih miskin, yang miskin tak pernah merasa kaya. Yang senang selalu berkeluh seolah menunggu susah, yang menderita tak pernah membuka mata.

Mari berbicara mengenai rasa syukur. Hari ini, kita menyadari bahwa tak pernah ada sesuatu yang benar-benar bisa memuaskan hati seorang manusia. Entah karena memang hal yang diperolehnya tak sempurna, entah karena memang serakah adalah sifatnya. Tak memiliki harta, ia tak puas. Setelah diberi, tak pernah tercukupi. Dan hari ini kita menyadari, kita pernah dan mungkin masih menjadi bagian dari golongan serakah itu.

Mari lihat seberapa besar seorang manusia bisa mensyukuri. Kala ia senang, berteriak, melonjak, berseru gembira, berhura-hura, lalai, lupa, semua seakan tak ada habisnya. Namun bila hadirlah duka, maka tak lupa ia mengumpat, memaki, mencaci, menyesali, meratapi, seolah ia lah manusia yang paling menderita dan nyaris mati.

Pernahkah kita semua, sekejap saja, sekedar mengucapkan syukur untuk keberkahan yang telah hadir hari ini? Apabila kita lupa untuk melakukannya kemarin, andaikan kita takut untuk menjadi manusia yang lupa diri. Lakukanlah hari ini, saat ini, sekarang juga. Sebab kita tak pernah tahu, kapankah terbersit keserakahan itu lagi. Kapankah setan akan menyelip di sela hati, hingga mengikis habis amal yang telah dengan lelah dilakukan selama ini.

Maka, keluarkan selalu rasa syukur dari hati. Bahwa setiap jengkal kenikmatan yang telah kita peroleh, ataupun ia yang masih mengawang sebagai mimpi, kelak akan sampai juga bila Ia menghendaki. Maka tetaplah menjadi seseorang yang selalu mensyukuri, sebab kita tak pernah tahu sampai kapan kenikmatan itu akan dilalui. Bisa jadi ia cepat pergi, seperti angin yang berhembus dan berhenti tanpa permisi.
(EA)*