ENCIKEFFENDYNEWS.com      –      Dialog Kerukunan Umat Beragama ditutup/Kamis/30/09/21 di Golden View Bengkong Batam yang diteja oleh Kanwil Kemenag Provinsi Kepri membahas tentang dialog kerukunan , Kepri secara umum alhamdulillah, kerukunan berjalan mulus dan FKUB diberikan untuk menakhodai “kerukunan”  tapi sedikit melirik dan memberikan coin.

Oleh sebab itu, jalannya kadang-kadang terseok-seok, kadang juga berhenti sebentar menghilangkan megap-megapnya kemudian jalan pelan menuju indeks kerukunan yang memang semestinya. Dan Pemerintah semestinya memberikan laluan yang leluasa dengan segala keperluannya. Menjelang Kongres FKUB  di Manado. Mudah-mudahan membuka mata kita dalam pembinaan kerukunan antar sesama dan memberikan  nuansa tersendiri. Dan sebelum ditutup ada kesepakatan/rekomendasi untuk steakholder daerah untuk sedikit lebih memberikan perhatian dan coinnya kepada FKUB, hingga FKUB dapat berjalan normal dan gagah, semoga !   (EA)*

ENCIKEFFENDYNEWS.com       –       FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) mendapat  pencerahan dalam Pembinaan  & Dialog Kerukunan) yang ditaja oleh Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau/29 – 30 September 2021 di Hotel Golden View Bengkong Laut Batam. Memaparkan tentang  makna Kerukunan baik yang bersifat intern maupun eksternal dalam memberikan makna dan sinergisitas yang makro tentang kerukunan.

Cuma sayang, pemapar /pemateri kebanyakan “asbun” or nato, setelah acara ini berakhir kebanyakan tidak dilaksanakan sebagaimana mestinya. Khusus dalam bidang anggaran, katanya akan mendapat perhatian tapi pada kenyataannya kadang-kadang LSM yang nyaring suaranya itu yang mendapat perhatian lebih dari pemerintah.

Semoga dengan acara Pembinaan & Dialog Kerukunan Umat Beragama Provinsi Kepulauan Riau ini dapat memberikan spirit dalam mengelola FKUB dengan energik dan pandangan wawasan terhadap dinamika kerukunan yang bermuara pada kedamaian dan kesejahtraan. Semoga  !  (EA)*

ENCIKEFFENDYNEWS.com      –       Kondisi Batam hari ini terus menurun dari PPKM level 4, level3 dan terus menurun mudah-mudahan hingga level 1. Masyarakat Batam sudah antusias keluar rumah dan ramai memenuhi kuliner yang ada di Batam, khususnya Golden Prawn Bengkong dan tempat kuliner-kuliner lainnya. Di samping itu ada satu kegiatan yang luar biasa, setiap pelaksanaan vaksinasi selalu dikejar masyarakat, selalu bejibun/ramai, bukan hanya suatu kesadaran tapi karena ada berbagai peraturan-peraturan yang selalu dikaitkan dengan vaksin ini. Masuk mall umpamanya harus menunjukkan sertifikat vaksin, naik pesawat, kapal laut, ferri, roro dan bahkan masuk top 100 saja hari ini harus menunjukkan sertifikat vaksin. Dan teman saya bercanda nanti suatu saat masuk wc umum saja harus menunjukkan sertifikat vaksin, yang lucu lagi undangan pengantin harus menunjukkan sertifikat vaksin dan hari ini masyarakat gilo vaksin, lantaran sertifikat vaksin bisa digadaikan/jaminan pinjaman online yang sedang menggila di medsos hari ini, tobat !

Padahal menurut juru bicara kementrian kesehatan RI, bahwa sertifikat vaksin bukan dijadikan syarat dan/ apapun dalam setiap kegiatan tapi nyatanya itu hanya  tinggal pernyataan belaka.

Bahkan ada beberapa kasus yang semestinya tidak terjadi, karena syarat naik pesawat harus pakai sertifikat vaksin maka mau tak mau harus di vaksin, padahal dia setiap hari selalu mengkonsumsi obat dan apa yang terjadi setelah itu tak berapa lama dia meninggal dunia. (itu sudah takdir!).

Ayo, vaksin biar kita semua sehat (sehat dan menyehatkan) serta sertifikatnya bermanfaat kita pakai dalam setiap kegiatan dan bermanfaat untuk dijadikan jaminan sebagai warga yang baik, oleh sebab itu warga dah mulai gilo mengikuti vaksinisasi hatta orang gilopun harus divaksin, biar tidak gilo lagi, semoga ! (EA)*