ENCIKEFFENDYNEWS.com – Iktikaf, adalah berdiam diri dengan niat usaha taqarrub kepada al-Khaliq rabbul alamin. Disalah satu masjid di Batam Centre antusias warga iktikaf di malam terakhir Ramadhan 1442 H (/11/05), bertambah khusyuk dan larut dalam “spiritual calculusing”. Mereka  beristighfar, membaca al-Qur’an dan berdoa dengan genangan air mata.

               Bahkan diantara mereka ada yang tidak bisa menahan diri dengan nyaringnya terisak-isak, melafalkan doa, pujian dan memohon ampunan hanya kepada-Nya.

               “RABBI INNI DZALAMTU NAFSI FAGHFIRLY’  ASTAGHFIRULLAH – RABBIGHFIRLY WATUB ALAYYA INNAKA ANTATTAWWABURRAHIM, ALLAHUMMA INNAKA AFUWUN TUHIBBUL AFWA FA’FU ANNY.

               Mereka berdoa begitu khusyuknya, memohon kepada Allah, agar kehidupan ini normal kembali dan covid -19 segera berakhir dengan keberkahan Ramadhan.

Terdengar juga bisikan mereka, mendoakan petinggi negeri ini dalam bimbingan dan bingkai kasih sayang-Nya, membawa warganya menuju visi negeri  ‘baldatun thayyibatun warabbun ghafur’.

               Terhindar dari berbagai fitnah, musibah dan ujian yang maha dahsyat kehidupan ini, ditutup bersama dengan membaca “sayyidul istighfar” diiringi dengan linangan air yang begitu dahsyatnya.

Ya Allah, temukan lagi kami dengan Ramadhan yang akan datang, rindu kami dengan perbaikannya, rindu kami dengan didikannya, rindu kami fadhilahnya, Ramadhan ma’assalamah, fi amanillah. (EE)*

ENCIKEFFENDYNEWS.com – Terulang lagi peristiwa berdarah tatkala kaum muslimin masih shalat di masjid Aqsha, jumat (7/5) menurut beberapa sumber lebih kurang dari 200 warga Palestina ditembaki oleh tentara Israel, duniapun mengutuk atas terjadinya peristiwa ini.

               Pada waktu penulis berada di Syria tahun 1984 -1988, memang kelihatan sekali diskriminasi politik internasional terhadap bangsa Palestina khususnya Amrek dan sekutunya. Peristiwa yang kemarin baru terjadi dikecam banyak negara salah satunya kita bangsa Indonesia, tokoh-tokoh organisasi seperti Muhammadiyah dan NU serta MUI mengutuk habis peristiwa ini /laknatullahi alaih.

Maka masih terngiang teriakan teman-teman di Damascus tempo hari “alilul adab” Israel yang bahasa pushahnya ‘qalilul adab” /kurang asam bangsa Israel.

               Maka pada malam iktikaf yang ke-29 ini saya mengajak seluruh warga iktikaf seluruh kota Batam khususnya dan umumnya warga iktikaf Kepri untuk mendoakan keselamatan bangsa Palestina, semoga mereka selalu tabah dalam pertolongan Allah dan yang gugur menjadi syuhada terhadap bangsa mereka dan  alilul adab  Israel. (EE)*

               ENCIKEFFENDYNEWS.com – K.H. TENGKU ZULKARNAIN, telah mendahului kita, beliau benar-benar kembali ke FITHRAH, dalam suasana Ramadhan Mubarak,10/05 bertepatan dengan 28/ramadhan/1442, dalam usia 58 tahun beliau tinggalkan dunia dengan maksimalis usaha Dakwah, beberapa kali beliau ke Batam dan mampir di kantor sekretariat MUI, dengan berbagai info dan berbagi pengalaman tentang dakwah di bumi persada ini.

Beliau seorang Da’i dan Mujahid yang tak ada takut dalam diri beliau, takutnya  hanya untuk Allah semata.

         Sosok pejuang Dakwah yang selalu mengajak dalam “beramar makruf-bernahy munkar” apapun tantangan beliau selalu tersenyum dan tegas dalam berdakwah.

Dengan iringan doa kami keluarga besar MUI Kota Batam, merasa kehilangan dan mudah-mudahan kami dapat istiqamah dalam meneruskan perjuangan dakwah, khususnya di kota Batam ini – alfatihah – (EE)*