ENCIKEFFENDYNEWS.com – Ada apa dengan kita, sebuah kalimat yang bersayap penuh arti dengan berbagai interprestasi, mulai percobaan pembunuhan dengan para tokoh, imam masjid dan bahkan di masjidilharam terjadi percobaan pembunuhan khatib,(21/05), berbagai alibi yang terjadi, paling ujung-ujungnya, majnun, grazy, setengah waras, uqalaulmajanin, stress dan berbagai macam istilah-istilah yang dipergunakan.

               Dunia emang sudah edan, tapi bukan dunianya, melainkan penghuninya yang sudah edan, mulai interaksi pergaulan yang kurang wajar, ada sok jadi pahlawan, tapi kesiangan, ada yang ingin memperbaiki, tapi dengan emosi dan lain-lain gejala penyakit sosial kemasyarakatan.

Ada juga yang menyebut si corona-lah, menjadikan manusia lability mental,tapi tidak peduli dengan protkes covid -19, hingga tidak bisa lagi membedakan antara ini dan itu, karena dikurung dalam beraktivitas, murid-murid sekolah, dah bosan di rumah, karena ibunya tak sanggup lagi mengimbangi kegiatan anaknya, hingga marah melulu, ternyata berat jadi guru, (baru sadar dia), bahwa setiap profesi memerlukan keahlian masing-masing. (EA)*

ENCIKEFFENDYNEWS.com –  Mulai hari ini (22/05) Tim yang dibentuk dari OPD 9 Kecamatan di Kota Batam mulai bergerak, lantaran penyebaran covid -19 di Kota Batam semakin masiv dan ganas. Tim itu terdiri dari ;

  1. Tim Batu Ampar
  2. Tim Lubukbaja
  3. Tim Bengkong
  4. Tim Seibeduk
  5. Tim Nongsa
  6. Tim Batam Kota
  7. Tim Batu Aji
  8. Tim Sagulung
  9. Tim Sekupang

Tim ini diharapkan dapat memberikan minimal pengertian dan kesadaran masyarakat dalam menerapkan protkes covid -19. Syabas dan selamat bertugas, kami doakan semoga semua petugas ini dalam lindungan Allah swt dan dalam kondisi kesehatan yang prima. ALLAH MA’AKUM.  (EA)*.

ENCIKEFFENDYNEWS.com  –  Pemberitaan tentang pandemi covid -19 masih merupakan momok dan masih hangat dalam perbincangan, bagaimana usaha dan ikhtiary pemerintah kita untuk cepat memutus mata rantai ini secara cepat dan komprehenship.

               Untuk itu diharapkan semua warga harus peduli dan harus menjadi pelopor protkes sebagai berikut ; – memakai masker, – mencuci tangan, – menjaga jarak, – menjauhi kerumunan dan – mengurangi mobilitas.

Dan diharapkan rumah-rumah makan dan caffee tidak menyediakan /melayani tamu makan di tempat, sehingga tidak menjadikan manusia berkerumun sebagai upaya memutus rantai pandemi ini.

Ayolah, kita patuhi bersama dan jadilah pelopor protkes, agar Batam benar-benar menjadi aman dan kita kembali normal bukan new normal sebagaimana sekarang ini. Insya Allah dengan usaha bersama, bahu-membahu dalam mengingatkan warga kita untuk terbiasa dan menjadi kebiasaan, semoga. (EA)*