ENCIKEFFENDYNEWS.com – Menonton berita di tv hampir semua chanel membicarakan tentang suasana balik mudik, khususnya warga Jakarta, termasuk juga berbagai provinsi lainnya di tanah air. Demikian juga suasana di Batam karena kemarin diperkirakan lebih kurang 47% warga Batam pulang kampung dengan berbagai profesinya.

               Tapi bagaimana policy yang diterapkan oleh pemerintah kota ini lebih smart dibanding dengan daerah-daerah lainnya. Batam masih dinyatakan zona merah pandemi covid -19, khususnya daerah mainland yang mulai senin ini (17/05) mulai kembali lagi ke Batam.

Mudah-mudahan mereka tidak membawa/menularkan  klaster baru, sehat wal afiat karena sudah bertemu dengan keluarga/refresh mental dan membawa suasana baru kehidupan mereka.

Lain lagi halnya dengan mereka yang tidak pulang kampung, mereka bergembira ke pantai dan/ke tempat wisata lainnya, juga berkunjung kepada teman dan sanak family. Dan sebahagian sudah memulai aktivitas kerja rutin mereka.

               Aktivitas pasar, mall dan tempat-tempat jualan lainnya beroperasi sebagaimana mestinya dan diharapkan dapat maksimal melaksanakan protkes covid -19 dengan baik yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, semoga ini dapat dilaksanakan secara baik.

Batam, kotaku, kotamu and kota kita semua. (EE)*

ENCIKEFFENDYNEWS.com – Melihat kondisi Palestina hari ini, kitapun tergugah untuk membantu meringankan beban dengan mengumpulkan / penggalangan dana kemanusiaan.

               Aturannya Baznas Kota Batam lembaga yang terdepan dalam menggalang/pengumpulan dana ini, atau FOZ Kepri atau kedua-duanya berkolaborasi menggalang untuk kemanusiaan Palestina.

               Ketua Umum MUI Kota Batam besok (17/05) insya Allah akan menggelar pertemuan dengan lembaga ini untuk kepentingan Palestina  kata beliau di PIH Batam Centre. Saya pun muwafiq dengan acara ini, tapi sebenarnya saya khathir sedikit, kok semuanya dilimpahkan kepada MUI front depan mulai politik, ekonomi, budaya, pertahanan keamanan, yauyen/gosip, aliran-aliran sesak napas, semua MUI terdepan, walaupun megap-megap. Sebenarnya MUI cukup sebagai ngingatin kepada lembaga-lembaga yang profesional di bidangnya masing-masing, biar mereka berbuat tentu sesuai dengan keahliannya masing-masing dan MUI cukup sebagai pembina sebagai orang yang dianggap dituakan dalam tatanan seperti ini (sebuah otokritik) dalam “fastabiqulkhairat”. (EE)*

ENCIKEFFENDYNEWS.com – Menonton tv dan menyaksikan medsos yang beredar hari ini (16/05) bikin geram juga melihat kebiadaban Israel. Kita berharap negara yang tergabung dalam OKI plus PBB cepat bergerak mengambil policy yang berarti buat perdamaian dan keselamatan jiwa-jiwa yang tak berdosa.

Sebagai  orang yang mempunyai norani pasti terpanggil melihat kebiadaban yang dipertontonkan di Palestina, aturannya kita sebagai mayoritas Muslim dunia bisa memprakarsai ini lewat jalur diplomasi di Dewan Keamanan PBB, kalau itu berat mungkin lebih efektif menggalang sesama negara muslim dunia sebagai satu Gerakan dalam membela Palestina.

Ah, khayalan dalam pintas pikiranku, ini sudah sejak lama kebiadaban ini berlangsung, tapi dunia adem-adem aja, sebuah pertunjukkan yang dianggap sebagai degelan politik internasional, ok lebih baik kita berdoa demi keselamatan Palestina daripada ocehan kalbu yang membara dengan emosional yang melambung tinggi. Tuhan selamatkan Palestin, ucapku hampir tak sanggup lagi berucap, aamiin. (EE)*