ENCIKEFFENDYNEWS.com – Aqidah/keyakinan, adalah sebuah prinsip keimanan seorang Abid kepada Khaliq. Manusia (al-insan) sebahagian mufassir menilik entitas kita dari kacamata psikologi bahwa kita manusia ini amat liar luar biasa, oleh sebab itu manusia perlu ikatan, “ikatan” dalam bahasa Arab itu adalah “aqidah”, diikat dengan apa ? al-Islam, maka menjadilah “aqidah Islamiyah”- ahlussunnah wal jama’ah-.
Agar kita manusia tidak bebas menterjemahkan / interpretasi makna tentang ikatan itu, maka Islam memberikan sebuah fondamen yakni rukun Islam yang sudah masyhur bagi kita umat Islam. Maka kalau sudah diikat/alias memeluk sebuah keyakinan “hendaknya” janganlah menghina /atau merendahkan keyakinan orang lain sehingga menimbulkan /dikhawatirkan ikatannya bisa “lepas” dan ganasnya manusia kalau tanpa ikatan. Agama kita mengajarkan sebuah prinsip dasar beragama “ I believe my believe and you believe your believe “ -lakum dinukum waliyadin-

Kemajemukan beragama ini bagi kita sudah biasa dari zaman “bahula” jauh sebelum kemerdekaan republik ini. Kedamaian bertetangga, bergandingan tangan saling memberi dan mengerti ini sudah lama tertanam di jiwa bangsa ini. Janganlah kita ulang lagi “ kasus ahoker dan yang baru ini kasus kecer” dan lain-lain sebaliknya, membikin ribut bangsa ini hanya gara-gara ikatan kemanusiaannya dah lepas, maka apa nak jadi. Mudah-mudahan tidak terulang lagi, aamiin. (EA)*





