ENCIKEFFENDYNEWS.com      –       Batam, alhamdulillah sampai hari ini (Posmetro/06/10) dinyatakan nol kasus -19 demikian dinyatakan oleh jubir tim gugus tugas covid -19, Azrial Apriansyah. Warga Batam merasa bersyukur dan patut bersyukur kita sudah terbebas dari kasus ini, mudah-mudahan ini pertanda  bahwa covid ini telah berakhir tapi kita mesti tetap waspada dengan menjalankan protkes dengan seksama, baik dan benar tanpa kendur menjalankannya.

Sekolah dan lembaga lainnya sudah mulai beraktivitas, sedangkan lembaga sekolah diminta guru dan siswa sudah vaksin 100 %. Oleh sebab program vaksinisasi ditingkatkan seluruh lini lapisan masyarakat. Demikian juga taman publik akan segera dibuka, mudah-mudahan kehidupan kita “new normal “ ini benar-benar kembali normal. Juga kalau kita perhatikan ruang inap covid -19 dah kosong. Dan buka sentra vaksinasi di berbagai lokasi, semoga kasus covid ini benar-benar segera berakhir, insya Allah.   (EA)*

ENCIKEFFENDYNEWS.com      –       Alhamdulillah, Batam dah turun PPKM level 1 masyarakat Batam menyambut hal ini dengan gembira dan mudah-mudahan tetap menjaga protokol kesehatan (protkes) dengan baik, tetap memakai masker, mencuci tangan serta menjaga jarak, mudah-mudahan tidak lengah dan tetap waspada terhadap kasus pandemi ini  dengan keprihatinan yang tinggi. Hal ini pusat tetapkan Kepri dan Batam PPKM level 1 (Batam Pos/05/10) dan sudah mendekati fase new normal.

Mudah-mudahan ini terus berakhir tentang covid -19 dan kehidupan kita sudah kembali normal dan menjadi seperti kehidupan biasa seperti semula, tentu masih memerlukan perjuangan agar covid -19 hilang dan berlalu di muka bumi ini. Semoga !     (EA)*

ENCIKEFFENDYNEWS.com      –      Berbicara tentang “ulama” bagi kita tidaklah asing, sebab jamak dari kata “alim” ini mempunyai makna yang sudah dikenal masyarakat dan merupakan gudang para intelektual dan cendikiawan yang sudah tentu menjadi anutan dalam standar ilmu dan akhlak mereka, pewaris para Nabi. Sedangkan “umara” jamak dari kata “amir” yang berarti memerintah/steakholder daerah yang berperan mengarahkan masyarakatnya menjadi adil, makmur dan sejahtera. Ulama membimbing warga menjadi agamis yang menuju tatanan “happy dunia and happy akhirat” sedangkan “umara” happy dunia semata.

Semoga Ulama dan Umara dapat berdampingan membina masing-masing kavling, baik tatanan kehidupan dunia maupun kehidupan akhirat dan ulama tidak dijadikan sebuah “tangan” dalam meraih kekuasaan, tapi ulama dan umara dapat berdampingan, menjadikan patner dalam pembinaan warga/masyarakat menuju tatanan kehidupan yang happy dunia and happy akhirat, semoga !  (EA)*