ENCIKEFFENDYNEWS.com – Kuala Lumpur bak Kota Mati (tribunbatam/02/06) dan lonjakan pandemi covid -19 terus bertambah, maka pemerintah Malaysia lockdown selama 2 (dua) pekan untuk menghambat lonjakan kasus, demikian pernyataan Perdana Menteri Malaysia.
Warga Malaysia kalau lockdown mereka sedikit lebih taat dari warga kita /Batam, mereka sangat takut karena peraturan /UU di sini lebih ketat penerapannya. Mudah-mudahan kita di Batam selalu sehat dan lonjakan ini tidak terjadi di tempat kita, semoga ! (EA)*
ENCIKEFFENDYNEWS.com – Pemberitaan tentang pandemi covid -19 masih merupakan momok dan masih hangat dalam perbincangan, bagaimana usaha dan ikhtiary pemerintah kita untuk cepat memutus mata rantai ini secara cepat dan komprehenship.
Untuk itu diharapkan semua warga harus peduli dan harus menjadi pelopor protkes sebagai berikut ; – memakai masker, – mencuci tangan, – menjaga jarak, – menjauhi kerumunan dan – mengurangi mobilitas.
Dan diharapkan rumah-rumah makan dan caffee tidak menyediakan /melayani tamu makan di tempat, sehingga tidak menjadikan manusia berkerumun sebagai upaya memutus rantai pandemi ini.
Ayolah, kita patuhi bersama dan jadilah pelopor protkes, agar Batam benar-benar menjadi aman dan kita kembali normal bukan new normal sebagaimana sekarang ini. Insya Allah dengan usaha bersama, bahu-membahu dalam mengingatkan warga kita untuk terbiasa dan menjadi kebiasaan, semoga.
Tempat penampungan Asrama Haji Batam Centre hampir dah penuh, maka disiapkan lagi Stadion Temanggung Abdul Jamal Mukakuning, sebagai akibat lonjakan covid -19 pasca lebaran. Ya Allah, mudah-mudahan kita tidak menjadi seperti India, aamiin. (EA)*
ENCIKEFFENDYNEWS.com – Haji tahun ini (1442/2021), kemungkinan kita belum dapat jatah lagi kayaknya, sehubungan dengan persyaratan, konon vaksinasi yang dianggap bermasalah atau persyaratan lain yang sampai hari ini belum ada keputusan resmi dari pemerintah Saudi.
Kemenag RI aturannya lebih intens lagi lobinya, agar kita yang mayoritas muslim dunia ini dapat jatah dan sudah terlampau lama antri menunggu / waiting list, hingga 10 – 15 tahun.
Mudah-mudahan tahun ini adalah jatah kita untuk berangkat haji, sebagai obat rasa rindu juga kepada-Nya. Rakyat Indonesia yakin, kalau Kemenag RI lobinya lebih baik dan agresif insya Allah Kerajaan Saudi akan memberikan jatah untuk itu. Semoga. (EA)*