ENCIKEFFENDYNEWS.COM –  Nahna ma’akum (kami bersamamu), sejak tahun 1984 sejak saya masih di Damascus intifadah terus berlangsung hingga hari ini. Keberutalan Israel dan berbagai macam siyasah /cara untuk menjajah dan menguasai Palestina terus didengungkan dengan berbagai misi  melahirkan kezaliman yang perlu mendapat perhatian masyarakat dunia.

               Tangan ini masih gatal kalau menulis tentang Palestina sebuah negeri terjajah /Palestina almuhtallah walaupun kondisi kita sendiri lagi cukup khathir dengan pondemi, Batam masih zona merah maka diperlukan keseriusan dari semua pihak, lebih-lebih  steakholder dan satgas covid -19 aturannya lebih intens lagi agar masyarakat terbiasa dengan kehidupan new normal.

               Masih terngiang teriakan-teriakan intifadah, nahna ma’akum ya Palestina, birruh biddam binnafsika ya Palestina. Semoga Allah selalu memberikan pertolongan / nashrum minallah wafathun qarib, semoga (EE)*

ENCIKEFFENDYNEWS.com –  Berbagai pandangan dan pengamat politik hari ini tentang Gaza /Palestina belum bisa merubah Palestina almuhtallah menjadi Palestina alhurriyah dari zionis Israel yang selalu berupaya merebut daerah ini dan terus menggalang dukungan politik internasional, khususnya barat dan sekutunya.

               Berbagai negara telah menyerukan dan meminta  Dewan Keamanan PBB untuk cepat mengambil sikap terhadap konflik yang terjadi dan berbagai usaha lainnya yang tentu mengharapkan konflik ini cepat berlalu.

Untuk itu diperlukan suatu sikap kebersamaan dalam visi mewujudkan Palestina alhurriyah khususnya syarqul ausath / middle east, baik dalam siyasah addakhiliyah maupun kharijiyah.

               Dunia akan damai dalam kamus kita perdamaian dunia akan terwujud, apabila sebuah negara tidak terjajah/ dijajah oleh bangsa lain dan kita Indonesia kenyang dengan pengalaman ini 350 tahun dijajah mener Belanda dan 3,5 tahun oleh bangsa Jepang.

Kita doakan mudah-mudahan Palestina dapat mewujudkan kemerdekaannya, perjuangan dan sikap kita juga dituntut untuk membantu perjuangan ini, baik politik internasional maupun pendanaan yang diperlukan mereka yang sedang berusaha memproklamirkan kemerdekaannya.

Ayo, PBB yang merupakan organisasi Dunia, jangan pakai kacamata kuda terhadap kesusahan dan derita rakyat Palestina.

               Seluruh elemen masyarakat Batam,  MUI Kota Batam menghimbau untuk menggalang dana kemanusiaan dan mendoakan Palestina dengan QUNUT NAZILAH terhadap Israel laknatullah. Ingat “innalhayata aqidatun wajihad” (EE)*

ENCIKEFFENDYNEWS.com –  Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Batam kemarin (17/05) mengadakan pertemuan Rakor para pimpinan ormas dan Lembaga Islam se-Kota Batam di Pusat Informasi Haji (PIH) Batam Centre dalam rangka membicarakan keummatan meliputi ; ad-dauliyah /internasional khususnya tentang Palestina dalam membangkitkan semangat perjuangan ukhuwah khususnya eksistensi Masjid Aqsha dan kezaliman zionis Israel terhadap Palestina.

               Telah dibentuk Presidium Penggalangan Dana untuk Palestina ; Syarifuddin (LAZ Batam), Syaifullah (DSNI) Amanah dan Muhith (Baznas) Kota Batam sambil menunggu surat himbauan dan taushiyah dari MUI Kota Batam tentang penggalangan dana  selama 1 bulan (4 jum’at) juga surat izin dari Dinsos Kota Batam.

               Di samping itu juga MUI membicarakan  persiapan Musda VI  yang insya Allah akan dilaksanakan pada minggu awal bulan Juli yang akan datang dengan didahului seminar Nasional tentang Sejarah Kebangsaan dan Peranan Umat Islam terhadap NKRI. (EE)*