ENCIKEFFENDYNEWS.com  –   Haji tahun ini (1442/2021) telah diumumkan oleh Kementerian Agama RI  (03/06) kita Indonesia tidak diberangkatkan alias kouta keberangkatan untuk kita tahun ini tidak ada disebabkan  pandemi covid -19, insya Allah akan diberangkatkan pada tahun berikutnya.

Yah, inilah kenyataan dah 2 (dua) tahun berturut-turut, kita tidak bisa menunaikan ibadah haji, mudah-mudahan tahun depan kita dapat menunaikannya dan pandemic covid -19 ini berakhir segera.

لبيك اللهم لبيك، لبيك لا شريك لك لبيك ، ان الحمد والنعمة لك والملك لا شريك لك

            Rasa rindu kita untuk berhaji, terbayang jamaah kita betapa kecewanya untuk menjadi “dhuyufurrahman” tahun ini tertunda lagi. Mudah-mudahan ada hikmah dibalik ini yang kita tidak mengetahuinya dan bersabarlah “innallaha ma’ash shabirin”, aamiin. (EA)*

ENCIKEFFENDYNEWS.com  –   Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Batam adalah BMPS tertua untuk  provinsi Kepri, karena BMPS ini berdiri tatkala kita masih bergabung dengan provinsi Riau, daerah-daerah lain di kepri belum ada BMPS, Batam sudah berdiri di bawah komando Ibu Sri Soedarsono dan pada waktu itu BMPS Batam sangat kuat dan luar biasa sebagai rekomender berdirinya sekolah swasta. Hari ini peraturan itu sudah sedikit longgar.

Kemarin rapat BMPS Kota Batam (Rabu/02/06) di Gedung K3S Sekupang. Saya juga turut hadir kangen juga dengan BMPS Kota Batam setelah mas Heri /alm meninggalkan kita, baru sekarang saya hadir rapat BMPS.

               Gaya dan pola kepemimpinan BMPS masih seperti yang dulu dan bu Dar dah mengundurkan diri menjadi Ketua BMPS dan beliau bersedia hanya menjadi Pembina BMPS Kota Batam yang akan datang. Mudah-mudahan beliau selalu sehat dan kepengurusan BMPS yang baru dapat membawa angin segar dalam dinamika kehidupan sekolah swasta di Batam khususnya dan provinsi Kepri pada umumnya, semoga. (EA)*

ENCIKEFFENDYNEWS.com –  Kuala Lumpur bak Kota Mati (tribunbatam/02/06) dan lonjakan pandemi covid -19 terus bertambah, maka pemerintah Malaysia lockdown selama 2 (dua) pekan untuk menghambat lonjakan kasus, demikian pernyataan Perdana Menteri Malaysia.

Warga Malaysia kalau lockdown mereka sedikit lebih taat dari warga kita /Batam, mereka sangat takut karena peraturan /UU di sini lebih ketat penerapannya. Mudah-mudahan kita di Batam selalu sehat dan lonjakan ini tidak terjadi di tempat kita, semoga ! (EA)*