ENCIKEFFENDYNEWS.com     –      Hijrah merupakan awal kalender Hijriyah karena pada tahun kalender ini terjadi peristiwa hijrah Rasul saw dari Mekkah ke Madinah peristiwa itu terjadi pada tahun 622 M dan ini merupakan peristiwa penanggalan yang luar biasa dilakukan di zaman Khalifah Umar ibnul Khatthab.

               Hijrah juga bermakna perpindahan dari hal-hal yang kurang menjadi positif, dari munkar menjadi makruf, dari distruktif menjadi konstruktif, dari su udzdzan menjadi husnudzdzan, dari berkata yang kurang baik menjadi sopan dan berakhlak. Pokoknya hijrah mengandung pergerakan sebagai symbol dari kehidupan.

Dan semestinya kita harus senantiasa berhijrah dalam pengertian yang makro, hingga menuju kepada seorang abid yang selalu berusaha mendekatkan diri kepada Al-Khaliq rabbul alamin. Semestinya setiap kita harus berhijrah menuju kebajikan dan menebarkannya, kalau tidak mau berhijrah berarti kita akan selalu keterbelakangan dan tidak mau mengadakan perbaikan sebagai pergerakan symbol dari kehidupan. Dengan tibanya tahun 1443 Hijriyah ini mudah-mudahan dapat memberikan sebuah pergerakan yang luar biasa sebagai tanda bahwa kita hidup. Hidup berarti bergerak, bergerak berarti hijrah menuju dan menatap masa depan yang diharapkan, semoga ! (EA)*

ENCIKEFFENDYNEWS.com     –      Ego dalam bahasa arab “ananiyah” suatu sikap yang menunjukkan ke-aku-an ini boleh berarti karena senioritas, pengalaman, keilmuan, kekayaan dan berbagai kelebihan pribadi yang tentu sedikit mengantarkan dirinya kepada nilai-nilai kepribadian sehingga menganggap orang lain jauh/tidak mengerti sesuatu atau menyepelekan pendapat orang lain.

               Tuhan menciptakan kita manusia alam bentuk yang luar biasa, mata dua, telinga dua dan mulut satu, itu sebagai isyarat kepada manusia, bahwa kita disuruh lebih banyak melihat dan lebih banyak mendengar, kemudian baru memberikan pendapat. Kita lihat beberap dialog baik di seminar, talk show atau apapun Namanya, kita banyak melihat orang senang memotong pembicaraan orang lain, tanpa sabar menunggu pendapat yang diberikan orang tersebut. Demikian juga dalam rapat, belum selesai orang berbicara kita dengan kata, saya sudah paham tentang itu, lebih 30 tahun saya berpengalaman tentang itu, inilah yang disebut “ananiyah”.

Di era melinial ini kita harus banyak memberikan contoh kepada generasi ini, agar mereka terbiasa mendengarkan pendapat/ saran atau apapun namanya baru kita berbicara.

Hari ini keegoan itu hampir melanda semua lini, mulai pelayanan umum umpamanya, Rumah sakit, belum selesai pasien menyampaikan sesuatu, dokternya sudah menyanggah, saya sudah 35 tahun jadi dokter, demikian juga perawat, pasiennya menyampaikan sesuatu belum selesai sudah dibilang saya sudah 35 tahun jadi perawat, di sekolah juga guru, murid belum selesai menyampaikan gagasannya sudah dibilang Ibu/Bapak udah 40 tahun jadi guru, demikian juga di bidang politik, dialah politikus senior yang paham seluk-beluk lubang-lubang tikus sampai pelabuhan tikus dan lain sebagainya.

Keegoan ini tentu memberikan imbas terhadap nilai dan karakter seseorang dalam menyikapi nuansa dan suasana dan tentu nilai sebagai seseorang yang seharusnya, semakin senior semakin memiliki ilmu tentu merunduk yang melambangkan ketawadhuan dan bukan keegoan, semoga ! (EA)*

ENCIKEFFENDYNEWS.com     –      Berbicara tentang manajemen sangat asyik dan mengasyikkan, sebab ilmu ini selalu dinamis sesuai dengan tuntutan dan perkembangan. Lebih-lebih sekarang ini manajemen negeri dan manajemen steakholder kita.

Berbagai pakar  telah mengupas tentang manajemen ini, baik itu lewat seminar, upgrading, sarasehan-sarasehan lainnya. Bahwa ilmu manajemen today, menganut system manajemen dinosauros.

Kalau kita amati binatang ini emang amat langka, hidup tempoe doeloe, badan besar, ekor Panjang dan berbagai macam kelebihan lainnya yang merupakan kekunoan yang dimilikinya. Maka kalau kita simak sebagai berikut :

  1. Suka bertingkah aneh-aneh, nggak umum dan menggelikan.
  2. Kemauannya nggak jelas, sulit dimengerti
  3. Suka mengancam, menakut-nakuti dan menggertak orang.
  4. Sering marah-marah dan mengamuk tanpa sebab yang jelas
  5. Tidak mau mainannya diganggu orang
  6. Teritorialnya tidak boleh dimasuki orang
  7. Egois, mau menang sendiri dan tidak mau disalahkan orang lain.

Itulah antara lain manajemen dinosauros dan kita masih mempunyai sifat-sifat ini bahkan lebih tru’ lagi.

Maka dengan mengenal sifat-sifat manajemen dinosauros ini, kita lebih waspada dan perlu mengatur strategi manajemen, hingga tidak seperti manajemen dinosauros, semoga ! (EA)*