ENCIKEFFENDYNEWS.com


Memang manusia seolah tak pernah bisa bersyukur atas apa yang ia miliki dan apa yang sedang ia alami. Yang kaya akan merasa masih miskin, yang miskin tak pernah merasa kaya. Yang senang selalu berkeluh seolah menunggu susah, yang menderita tak pernah membuka mata.

Mari berbicara mengenai rasa syukur. Hari ini, saya menyadari bahwa tak pernah ada sesuatu yang benar-benar bisa memuaskan hati seorang manusia. Entah karena memang hal yang diperolehnya tak sempurna, entah karena memang serakah adalah sifatnya. Tak memiliki harta, ia tak puas. Setelah diberi, tak pernah tercukupi. Dan hari ini saya menyadari, saya pernah dan mungkin masih menjadi bagian dari golongan serakah itu.

Mari lihat seberapa besar seorang manusia bisa mensyukuri. Kala ia senang, berteriak, melonjak, berseru gembira, berhura-hura, lalai, lupa, semua seakan tak ada habisnya. Namun bila hadirlah duka, maka tak lupa ia mengumpat, memaki, mencaci, menyesali, meratapi, seolah ia lah manusia yang paling menderita dan nyaris mati.

Pernahkah kita semua, sekejap saja, sekedar mengucapkan syukur untuk keberkahan yang telah hadir hari ini? Apabila kita lupa untuk melakukannya kemarin, andaikan kita takut untuk menjadi manusia yang lupa diri. Lakukanlah hari ini, saat ini, sekarang juga. Sebab kita tak pernah tahu, kapankah terbersit keserakahan itu lagi. Kapankah syetan akan menyelip di sela hati, hingga mengikis habis amal yang telah dengan lelah dilakukan selama ini.

Maka, keluarkan selalu rasa syukur dari hati. Bahwa setiap jengkal kenikmatan yang telah kita peroleh, ataupun ia yang masih mengawang sebagai mimpi, kelak akan sampai juga bila Ia menghendaki. Maka tetaplah menjadi seseorang yang selalu mensyukuri, sebab kita tak pernah tahu sampai kapan kenikmatan itu akan dilalui. Bisa jadi ia cepat pergi, seperti angin yang berhembus dan berhenti tanpa permisi.

ENCIKEFFENDYNEWS.com       =       Masjid mempunyai peran yang strategis bagi pembinaan umat di samping dipergunakan sebagai sarana ibadah, masjid juga berperan sebagai suku guru Pendidikan, perekonomian, sosial budaya, politik dan juga sebagai sarana kesehatan, semuanya berpusat di masjid.

Tipologi masjid yang dikeluarkan kementrian Agama, mulai masjid Nasional yang berada di ibukota negara, Masjid Raya yang berada di provinsi, Masjid Agung yang berada di kabupateb/kota. Masjid Besar yang berada di Kecamatan sedangkan di pedesaan disebut Masjid Jami’.

Maka berdirilah organisasi masjid yakni Dewan Masjid Indonesia (DMI), mulai dari pusat sampai ke kecamatan yang coba membangun tsaqafah baru  ke-masjidan agar berperan dalam usaha memakmurkan dan dimakmurkan masjid.


(Ketika Musda DMI Kota Tanjungpinang ( Ahad/09/01) di hotel CK Tanjungpinang)
Mudah-mudahan masjid kita di masing-masing tempat dapat mewujudkan cita-cita masjid kita yakni memakmurkan masjid dan dimakmurkan masjid. Tugas kita memakmurkan rumah Allah ini sebagai manifestasi wujud imany kita kepada-Nya. Semoga !  (EA)*

ENCIKEFFENDYNEWS.com      –     Bedelau dalam bahasa Melayu bermakna “cantik”, indah, wah. Kata ini jarang kita gunakan, kita sering menggunakan kata cakep, cantik, ajib dan lain sebagainya yang mempunyai arti cantik yang luar biasa. Kita memang mengharapkan hidup “bersinar” dalam hidayah / bedelau dalam spiritual kita dan kita khawatir “belangau” dalam perspektif  muamalah kita apalagi dalam ubudiyah kita kepada-Nya. Belangau bermakna lawan dari  bedelau, belangau juga ada nama hewan yang berbau busuk dan tidak menyenangkan dan belangau sering dimaknai dengan sesuatu yang kurang menyenangkan, kusut dan jauh dari menarik. Beginilah dinamika kehidupan kita kadang hari ini “bedelau & besok belangau”, atau sebaliknya.  Fluktualitatif manusia dari masa ke masa dua kata ini selalu menghampiri sebagai dimensi yang melekat dalam diri setiap manusia dan dapat dijadikan sebagai remot control untuk kita meniti kancah kehidupan yang bedelau.




Mudah-mudahan kita selalu mempunyai warna bedelau dalam setiap langkah dinamika kehidupan kita dan sedikit menghindar terhadap belangau dalam perspektif muamalah dan ubudiyah kita kepada-Nya dan mudah-mudahan semakin tua semakin bedelau dan bukan belangau, semoga ! Karena hidup ini pilihan mau bedelau or belangau ?  (EA)*