ENCIKEFENDYNEWS.com       –        Musabaqah Tilawatil Qur’an ke-31 Kota Batam tahun 2022 kali ini cukup meriah, dilaksanakan mulai tanggal 12 – 18 Maret 2022 di Baloi Permai Kecamatan Batam Kota. Sejak acara pembukaan hingga menjelang penutupan antusias warga Batam dalam mentadabburi al-Qur’an sungguh mendapat perhatian tersendiri.

Astaka MTQ kali ini cukup megah, melambangkan dimensi kemegahan al-Qur’an dan tentu visi Batam yang ingin mewujudkan Bandar Dunia Madani sebagai langkah dinamis kota ini dalam implementasi  Kota Nasional yang bertarap Internasional.

Semoga di kota ini Gema Al-Qur’an memberikan berkah dan dimensi spiritual yang terus menjadi amalan masyarakatnya yang lebih taqarrub lagi kepada al-Khaliq Rabbul Alamien dalam muara Baldatun Thayyibatun warabbun Ghafur, Insya Allah, aamiin. (EA)*

ENCIKEFFENDYNEWS.com

Terpetik sebuah kisah, seorang pemburu berangkat ke hutan dengan membawa busur dan tombak. Dalam hatinya dia berkhayal mau membawa hasil buruan yang paling besar, yaitu seekor rusa. Cara berburunya pun tidak pakai anjing pelacak atau jaring penyerat, tetapi menunggu di balik sebatang pohon yang memang sering dilalui oleh binatang-binatang buruan.

Tidak lama ia menunggu, seekor kelelawar besar kesiangan terbang hinggap di atas pohon kecil tepat di depan si pemburu. Dengan ayunan parang atau pukulan gagang tombaknya, kelelawar itu pasti bisa diperolehnya. Tetapi si pemburu berpikir, ‘untuk apa merepotkan diri dengan seekor kelelawar? Apakah artinya dia dibanding dengan seekor rusa besar yang saya incar?’
Tidak lama berselang, seekor kancil lewat. Kancil itu sempat berhenti di depannya bahkan menjilat-jilat ujung tombaknya tetapi ia berpikir, ‘Ah, hanya seekor kancil, nanti malah tidak ada yang makan, sia-sia.’ Agak lama pemburu menunggu.

Tiba-tiba terdengar langkah-langkah kaki binatang mendekat, pemburu pun mulai siaga penuh,tetapi ternyata, ah… kijang. Ia pun membiarkannya berlalu.

Lama sudah ia menunggu, tetapi tidak ada rusa yang lewat, sehingga ia tertidur. Baru setelah hari sudah sore, rusa yang ditunggu lewat. Rusa itu sempat berhenti di depan pemburu, tetapi ia sedang tertidur. Ketika rusa itu hampir menginjaknya, ia kaget. Spontan ia berteriak, ‘Rusa!!!’ sehingga rusanya pun kaget dan lari terbirit-birit sebelum sang pemburu menombaknya. Alhasil ia pulang tanpa membawa apa-apa.

***
Banyak orang yang mempunyai idealisme terlalu besar untuk memperoleh sesuatu yang diinginkannya. Ia berpikir yang tinggi-tinggi dan bicaranya pun terkadang sulit dipahami. Tawaran dan kesempatan-kesempatan kecil dilewati begitu saja, tanpa pernah berpikir bahwa mungkin di dalamnya ia memperoleh sesuatu yang berharga. Tidak jarang orang orang seperti itu menelan pil pahit karena akhirnya tidak mendapatkan apa-apa.

Demikian juga dengan seseorang yang mengidamkan pasangan hidup, yang mengharapkan seorang gadis cantik atau perjaka tampan yang alim, baik, pintar dan sempurna lahir dan batin, harus puas dengan tidak menemukan siapa-siapa.

ENCIKEFFENDYNEWS.com

Peserta final musabaqah KTIQ (Selasa/15/03) dilaksanakan Auditarium lantai 2 Poltek Negeri Batam dilaksanakan cukup meriah, bersaing antar satu daan lain, memberikan warna sendiri terhadap lomba ini. Alhamdulillah, Batam tahun ini pesertanya cukup ramai hampir mewakili seluruh kecamatan yang ada di kota ini.

Persantese ini hanya sebagai uji coba mental peserta dalam memberikan sedikit pandangan terhadap tulisan/makalah yang ditulis sekaligus melihat mentalitas yang mempunyai nilai tambah hanya 20% persen yang tidak begitu berarti dalam bobot penilaian KTIQ.

Dalam perlombaan ini peserta bukan kelincahan dalam mempersantasekan, tapi yang menentukan kualitas tulisan dan tujuan sebenar dalam KTIQ agar melahirkan penulis-penulis yang berbobot dalam memaparkan isi kandungan al-Qur’an. Berbeda dengan pertandingan Syarhil Qur’an, mereka harus piawai dalam menuturkan/syarah dari makna al-Qur’an deengan lisan. Inilah perbedaan antara KTIQ dengan Syarhil Qur’an, masing-masing mempunyai bidang Garapan masing-masing.

Syabas ! musabaqah KTIQ tampil dengan cukup memberikan nilai tersendiri dalam perlombaan kali ini dan tahniah kepada para finalis dan ini pertanda kemajuan tersendiri diperlombaan ini. (EA)*